Serahkan 94 Sertifikat Hak Milik Warga Tanjung Banon, Kamaluddin Dorongan Peningkatan Ekonomi Warga

Selasa, 12 Agustus 2025 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Batam Kamaluddin saat menyerahkan sertifikat kepada warga Tanjung Banon, Selasa (12/8/2025). Matapedia6.com/Luci

Ketua DPRD Kota Batam Kamaluddin saat menyerahkan sertifikat kepada warga Tanjung Banon, Selasa (12/8/2025). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Sebanyak 94 warga Tanjung Banon resmi menerima Sertifikat Hak Milik (SHM) yang diserahkan langsung Menteri Transmigrasi, kepala BP Batam dan juga Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, pejabat FKPD di Batam, Selasa (12/8/2025).

Tanjung Banon dikenal sebagai kawasan transmigrasi modern yang dibangun pemerintah untuk menampung warga yang direlokasi dari beberapa desa di Pulau Rempang.

Relokasi ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang mengubah wajah wilayah tersebut menjadi kawasan Eco City.

Ketua DPRD Batam Kamaluddin menjelaskan pihaknya mendukung penuh langkah BP Batam dan pemerintah dalam memberikan legalitas kepemilikan tanah bagi warga.

“Ini adalah bentuk pengakuan sah secara hukum bahwa tanah tersebut milik mereka,” ujar Kamaluddin.

Baca juga: Peringati Bulan Bakti, RSBP Batam Latih Masyarakat Kuasai Bantuan Hidup Dasar

Kamaluddin memastikan proses penerbitan SHM di Tanjung Banon akan terus berlanjut seiring bertambahnya jumlah warga yang menempati permukiman tersebut.

Kamaluddin menekankan program transmigrasi di Tanjung Banon tidak berhenti pada pembangunan rumah dan pemberian sertifikat.

Pemerintah juga harus berkomitmen mengembangkan ekonomi warga melalui program wirausaha, pelatihan keterampilan, dan pembinaan usaha.

“Konsepnya, transmigrasi ini tidak berdiri sendiri, tetapi terhubung langsung dengan peluang usaha dan pengembangan ekonomi lokal. Kita ingin warga di sini sejahtera, bukan sekadar punya rumah,” tegasnya.

Menurut Kamaluddin, Kementerian Transmigrasi telah menyiapkan berbagai program pendampingan agar warga mampu memanfaatkan lahan dan potensi lokal untuk menghasilkan pendapatan.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang
Pastikan Arus Mudik Lancar, Wali Kota Batam Amsakar-Li Claudia Tinjau Terminal Domestik Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terbaru