Galang Donasi, PWI Kepri–PWI Batam Gandeng Rumahitam Gelar Malam Sastra Sumatera Luka

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Flyer Pagelaran 'Malam Sastra Sumatera Luka' yang akan digelar Sabtu, 6 Desember 2025, pukul 19.30 WIB di Suratan Coffee Rumahitam, di depan Gedung Beringin Sekupang, Batam. Foto: Humas PWI Kepri

Flyer Pagelaran 'Malam Sastra Sumatera Luka' yang akan digelar Sabtu, 6 Desember 2025, pukul 19.30 WIB di Suratan Coffee Rumahitam, di depan Gedung Beringin Sekupang, Batam. Foto: Humas PWI Kepri

MATAPEDIA6.com, BATAM – Gelombang solidaritas untuk korban banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus mengalir dari Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Teranyar datang dari PWI Kota Batam, PWI Kepri, dan komunitas seni Rumahitam bergerak cepat menggelar malam amal bertajuk ‘Malam Sastra Sumatera Luka’ (MSSL), menghadirkan seni sebagai jembatan kemanusiaan.

Ketua Bidang Seni Budaya PWI Kepri sekaligus Presiden Rumahitam, Tarmizi, menyebut MSSL lahir dari rasa “senasib-sepenanggungan” dengan warga yang terdampak.

Ia menilai tragedi di Sumatera sebagai peristiwa “memilukan” dan mendorong masyarakat ikut membantu melalui panggung seni, khususnya puisi.

“Lewat kata-kata, kita mengetuk hati. Lewat donasi, kita meringankan beban saudara kita,” ujarnya.

Ajang penggalangan donasi ini akan berlangsung pada Sabtu, 6 Desember 2025, pukul 19.30 WIB di Suratan Coffee Rumahitam, depan Gedung Beringin Sekupang.

PWI Batam, PWI Kepri, dan Rumahitam mengundang penyair Batam, komunitas seni, hingga seniman dari Singapura dan Malaysia untuk tampil membaca puisi atau orasi sebagai bentuk solidaritas.

Baca juga: Banjir Bandang dan Longsor Terjang Humbang Hasundutan, Lima Orang Meninggal Empat Masih Hilang

Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani, menegaskan acara ini tidak berhenti pada selebrasi estetika.

“Ini panggung kepedulian. Siapa pun yang hadir bisa berdonasi dan tampil membawa pesan kemanusiaan,” katanya.

Seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Rangkaian Bencana dan Dampak Terbaru

Laporan BNPB per 3 Desember 2025 mencatat dampak yang sangat besar:
753 orang meninggal dunia
Sekitar 650 orang hilang
Sekitar 2.600 orang luka-luka
Ribuan rumah rusak dan banyak fasilitas publik—mulai dari sekolah hingga jembatan—tidak lagi berfungsi

Tim penyelamat dan relawan masih berjibaku menembus wilayah-wilayah yang aksesnya terputus untuk melakukan pencarian, evakuasi, dan distribusi bantuan.

Mengapa ‘Malam Sastra’ Penting?

MSSL menghadirkan sudut pandang berbeda dalam merespons bencana: seni sebagai energi solidaritas. Panggung seni memberi ruang bagi publik untuk ikut merasakan, memahami, dan bergerak.

Melalui puisi dan orasi, penyelenggara ingin membangun kesadaran lebih luas sekaligus menghimpun donasi untuk pemulihan korban.

Menurut Saibansah, kehadiran penyair Batam dan diaspora Indonesia dari luar negeri menegaskan bahwa bencana di Sumatera bukan sekadar persoalan daerah.

“Ini panggilan kemanusiaan. Kita bergerak karena mereka saudara kita,” ujarnya.

Ajakan Terbuka untuk Publik

Malam Sastra Sumatera Luka menjadi pengingat bahwa solidaritas tidak selalu hadir dalam bentuk logistik. Seni, empati, dan kebudayaan pun mampu membuka jalan bantuan.

Panitia membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin hadir, menyumbang, atau tampil di panggung.

Semoga langkah kecil dari Batam ini memberi harapan, meringankan beban, dan mempercepat pemulihan saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar.**

Baca juga:Jembatan Lama Aek Puli Ditutup Total Akibat Longsor, Warga Khawatiran Banjir Susulan

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru