MATAPEDIA6.com, JAKARTA– Duo kreator Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan mencetak rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) setelah melakukan siaran langsung TikTok tanpa henti selama 11 jam di jalur mudik.
Aksi itu mereka lakukan dalam program #DVET “Perjalanan Menuju Lebih Baik” saat menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta.
Sepanjang perjalanan, keduanya mengajak pengikut mereka ikut “mudik bareng” secara virtual melalui siaran langsung yang tetap stabil meski mobil bergerak melintasi berbagai wilayah. Obrolan santai di dalam mobil, cerita perjalanan, hingga refleksi Ramadan mengisi livestream tersebut.
Sejumlah tamu turut bergabung dalam percakapan, di antaranya dr. Dion Haryadi, Lutfi Afansyah, Boah Sartika, Dr. Gian Pratama, hingga Ust. Alfie. Mereka berbagi perspektif ringan tentang perjalanan hidup dan upaya menjadi pribadi yang lebih baik.
Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan menilai perjalanan ini menunjukkan bahwa konektivitas digital kini menjadi bagian penting dari pengalaman mudik.
“Seru sekali bisa membawa followers ikut ‘mudik bareng’ secara virtual. Dari awal perjalanan sampai mendekati Jogja semuanya terasa lancar, seperti perjalanan panjang yang ditemani jutaan orang,” kata Dave dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).
Keberhasilan livestream tersebut ditopang kesiapan jaringan Indosat Ooredoo Hutchison yang telah mengoptimalkan infrastruktur untuk menghadapi lonjakan trafik selama periode mudik.
Baca juga:Pertamina Patra Niaga Sumbagut Ajak Anak Yatim Pilih Baju Lebaran Lewat Program SEBARAN 5.0
Melalui program Ekspedisi Jaringan Andal, perusahaan menguji kekuatan jaringan di jalur mudik terpadat saat mobilitas masyarakat meningkat.
Indosat memperkuat jaringan di lebih dari 75 jalur mudik utama dan lebih dari 790 titik keramaian atau Point of Interest (POI), mulai dari gerbang tol, rest area, stasiun, terminal hingga destinasi wisata. Tim teknis juga memantau jaringan selama 24 jam untuk menjaga kualitas layanan tetap stabil.
Pengukuran internal selama ekspedisi mencatat rata-rata kecepatan internet mencapai 90 Mbps selama livestream berlangsung.
Bahkan pada titik dengan kualitas jaringan terendah sekalipun, koneksi tetap memadai untuk menjaga siaran langsung tetap stabil dengan kecepatan sekitar 15 Mbps.
President Director and CEO Vikram Sinha menegaskan momen mudik menjadi ujian terbesar bagi kualitas jaringan telekomunikasi.
“Jutaan orang bergerak dalam waktu bersamaan dan pelanggan ingin tetap bisa memberi kabar kepada keluarga, melakukan navigasi, transaksi digital, hingga berbagi momen perjalanan tanpa gangguan. Karena itu kami memastikan jaringan Indosat tetap andal di sepanjang jalur mudik,” ujar Vikram.
Menurutnya, kesiapan jaringan selama Ramadan dan Idulfitri menjadi bagian dari komitmen #LebihBaikIndosat# yang menghadirkan jaringan lebih andal, teknologi relevan, perlindungan digital kuat, serta kepedulian sosial bagi masyarakat.
Rekor MURI ini sekaligus menunjukkan perubahan wajah mudik di era digital. Perjalanan menuju kampung halaman kini bukan sekadar menempuh jarak, tetapi juga tetap terhubung, berbagi cerita, dan menyapa keluarga di setiap kilometer perjalanan.
Baca juga:Aweng Kurniawan Gelar Bukber Silaturahmi Tim Pemenangan di Sekupang
Editor:Zalfirega



















