Operasi Senyap Imigrasi Batam: Ratusan WNA Disapu, Dugaan Jaringan Scamming Internasional Dibongkar

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Imigrasi Batam Wahyu Eka Putra. Foto:Rega/matapedia

Kepala Imigrasi Batam Wahyu Eka Putra. Foto:Rega/matapedia

64 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM— Tim gabungan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam bergerak cepat dan senyap. Dalam operasi penggerebekan pada Rabu (6/5/2026), petugas mengamankan ratusan warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat jaringan penipuan daring (scamming) lintas negara.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra, membenarkan penindakan tersebut. Ia menegaskan jumlah pasti masih dalam proses pendataan, namun skala operasi tergolong besar.

“Masih dihitung, sementara ratusan orang diamankan,” ujarnya kepada awak media di Hotel Aston Pelita usai media Gathering, Rabu (6/5/2026).

Imigrasi kini mendalami peran masing-masing WNA dalam dugaan praktik scamming internasional itu. Wahyu memastikan pihaknya tidak akan berspekulasi sebelum seluruh rangkaian pemeriksaan rampung.

Ratusan WNA ditangkap Imigrasi Batam, Rabu (6/5/2026). Foto:Istimewa

“Detailnya akan kami sampaikan setelah pendalaman selesai,” katanya.

Baca juga:Pertamina DPR RI dan BPH Migas Tinjau SPBU di Riau, Pastikan Distribusi BBM Lancar

Ia menegaskan operasi ini bukan langkah mendadak. Tim telah lebih dulu mengantongi informasi dari laporan masyarakat dan hasil intelijen keimigrasian, lalu mengolahnya melalui pengawasan berlapis hingga akhirnya dilakukan penindakan.

“Kami tidak bergerak tanpa proses. Semua melalui tahapan pengumpulan data, pengawasan, dan pendalaman,” tegasnya.

Seluruh WNA yang diamankan langsung dibawa ke kantor imigrasi untuk diperiksa intensif. Imigrasi juga memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum lain, termasuk kepolisian, guna memastikan penanganan berjalan komprehensif.

“Sinergi dengan aparat lain berjalan sangat baik, dan prosesnya lancar,” tambah Wahyu.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur Sahat Hamonangan, menyatakan pihaknya segera menyampaikan keterangan resmi kepada publik.

“Nanti kami rilis secara lengkap. Saat ini masih pendalaman,” ujarnya singkat.

Penggerebekan ini kembali menegaskan posisi Batam sebagai salah satu titik rawan aktivitas kejahatan siber jaringan internasional. Aparat kini memburu benang merah yang menghubungkan ratusan WNA tersebut dengan kemungkinan sindikat global yang lebih besar.

Baca juga:Wujudkan Batam Cerdas dan Hijau, BP Batam: Stop Perusakan Jati Emas!

 

 

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi
Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Berita Terbaru