MATAPEDIA6.com, BATAM – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menjenguk RAL (9), bocah yang menjadi korban dugaan kekerasan dalam rumah tangga dan kini menjalani perawatan di RSUD Embung Fatimah, Senin (22/6/2026).
Amsakar mengaku prihatin melihat kondisi RAL. Ia menegaskan tidak ada alasan apa pun yang dapat membenarkan tindakan kekerasan terhadap anak.
“Saya sangat teriris melihat kondisinya. Saya mengecam keras segala bentuk kekerasan terhadap anak. Tidak ada alasan apa pun yang bisa membenarkan perbuatan keji seperti ini,” kata Amsakar dikutip melalui akun Facebook resminya.
Menurut Amsakar, Pemerintah Kota Batam berkomitmen mengawal proses pemulihan RAL hingga tuntas. Dukungan tidak hanya diberikan untuk kesembuhan fisik, tetapi juga pemulihan psikologis dan keberlanjutan pendidikan korban.
Baca juga:Terpeleset Saat Bermain Hujan, Bocah 2 Tahun Hanyut Masuk Drainase di Tanjung Sengkuang
“Kami berkomitmen penuh mengawal kesembuhan ananda RAL, baik secara fisik maupun psikologis, serta menjamin keberlanjutan pendidikannya kelak,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Amsakar juga menyempatkan diri menyapa pasien lain yang tengah menjalani perawatan di RSUD Embung Fatimah, termasuk korban kecelakaan dari kawasan Pantai Melur, Galang.
Ia memastikan seluruh pasien mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus kepedulian terhadap warga.
“Memastikan mereka mendapatkan pelayanan medis terbaik adalah prioritas kami. Untuk seluruh warga yang sedang diuji dengan musibah, tetap semangat dan lekas pulih. Pemerintah Kota Batam akan selalu hadir mendampingi masyarakat,” tutupnya.
Baca juga:Tiga Bulan, Ditresnarkoba Polda Kepri Ungkap 85 Kasus Narkotika dan Selamatkan Ribuan Jiwa
Editor:Zalfirega















