Balita Hanyut di Tanjung Sengkuang Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah tiga hari pencarian, Basarnas bersama Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Ibas, balita berusia dua tahun. Foto:Istimewa

Setelah tiga hari pencarian, Basarnas bersama Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Ibas, balita berusia dua tahun. Foto:Istimewa

67 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM-Setelah tiga hari pencarian, Basarnas bersama Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Ibas, balita berusia dua tahun yang sebelumnya dilaporkan hanyut terbawa arus gorong-gorong di kawasan Tanjung Sengkuang, Kota Batam.

Korban ditemukan pada Rabu (24/6/2026) pagi dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur SAR sejak hari pertama kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan operasi pencarian hari ketiga dimulai pukul 06.30 WIB dengan membagi personel ke dalam dua regu.

“Regu pertama menyisir sepanjang aliran drainase di kawasan Perumahan Tanjung Sengkuang. Sementara regu kedua melakukan pencarian dari muara drainase menuju pesisir Pantai Tanjung Buntung hingga kawasan mangrove di perairan Sengkuang,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).

Upaya tersebut membuahkan hasil ketika tim menemukan korban pada pukul 07.15 WIB. Setelah ditemukan, tim segera mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.

Baca juga:Komisi III DPRD Batam Dorong Percepatan Layanan Listrik dan Air Bersih bagi Warga Kavling PKJ Sagulung

Usai proses evakuasi, Basarnas dan Tim SAR Gabungan menggelar evaluasi serta debriefing pada pukul 07.45 WIB. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.

Fazzli menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas musibah tersebut. Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

Menurutnya, keberhasilan pencarian tidak lepas dari sinergi dan solidaritas berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, BPBD, instansi pemerintah daerah, Tagana, hingga masyarakat sekitar yang turut membantu sejak hari pertama operasi berlangsung.

“Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja keras dan bahu-membahu selama proses pencarian,” ujarnya.

Baca juga:BP Batam Gandeng UMRAH, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Investasi serta Pembangunan Wilayah

Editor:Zalfirega 

 

Berita Terkait

Air Kembali Lancar di GMP Tahap 2 Batam, Warga Apresiasi BP Batam
Kapolda Kepri Minta Bhabinkamtibmas Deteksi Dini Konflik dan Jaga Keamanan Investasi
14 Pangkalan LPG 3 Kg di Batam Mulai Terhubung dengan KDKMP, Pertamina Cek Kesiapan Distribusi
Polresta Barelang Amankan 40 Motor Hasil Curanmor, Warga Diminta Cek Kendaraan
Aweng Kurniawan Serahkan 100 Mesin Ketinting untuk Nelayan Belakangpadang
Polisi Ungkap Kebakaran Hutan 10 Hektare di Tangkapan Air Tembesi, Pria 42 Tahun Jadi Tersangka
Rekonstruksi Pembunuhan Anak Asuh di Bengkong Peragakan 23 Adegan
Kapolda Kepri Minta Intelkam Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:59 WIB

Air Kembali Lancar di GMP Tahap 2 Batam, Warga Apresiasi BP Batam

Rabu, 23 September 2026 - 11:18 WIB

Kapolda Kepri Minta Bhabinkamtibmas Deteksi Dini Konflik dan Jaga Keamanan Investasi

Selasa, 22 September 2026 - 20:20 WIB

14 Pangkalan LPG 3 Kg di Batam Mulai Terhubung dengan KDKMP, Pertamina Cek Kesiapan Distribusi

Selasa, 22 September 2026 - 16:47 WIB

Aweng Kurniawan Serahkan 100 Mesin Ketinting untuk Nelayan Belakangpadang

Selasa, 22 September 2026 - 15:05 WIB

Polisi Ungkap Kebakaran Hutan 10 Hektare di Tangkapan Air Tembesi, Pria 42 Tahun Jadi Tersangka

Berita Terbaru