Bareskrim Polri Limpahkan 4 Tersangka Judi Bola Online ke Kejari Batam

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka saat diserahkan ke Kejaksaan Negeri Batam, Kamis (23/2/2024). Foto:Dok/Istimewa

Tersangka saat diserahkan ke Kejaksaan Negeri Batam, Kamis (23/2/2024). Foto:Dok/Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM- Penyidik Bareskrim Polri melimpahkan 4 tersangka dan barang bukti kasus judi bola online ke Kejaksaan Negeri Batam pada Kamis (22/2/2024).

“Satgas Anti Mafia Bola Polri melakukan serah terima (tahap 2) tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Batam,” ungkap Kasubnit 3 Subdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri AKP Bambang Meiriawan, dalam keterangannya, Jumat (23/2/2024).

Ia menyebut, judi online SBOTOP terkait pertandingan sepakbola itu diungkap Bareskrim Polri pada akhir tahun 2023. Sebanyak 4 orang tersangka diamankan polisi di dua lokasi yakni Batam dan Jakarta.

“Ke empat tersangka berinisial L, T, D, dan S. Barang bukti yang diamankan termasuk 110 buku tabungan dari berbagai bank, 5 buah token bank, 2 unit kendaraan roda empat, 1 unit apartemen, serta uang tunai sejumlah kurang lebih 5 miliar rupiah,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bareskrim Polri berkoordinasi dengan Kominfo untuk melakukan pemblokiran terhadap situs-situs yang melakukan praktik judi online di wilayah hukum Indonesia.

Hal ini dilakukan guna melindungi masyarakat dari praktik Judi Bola Online Illegal yang kerap merugikan masyarakat. Selanjutnya tersangka melibatkan warga negara Indonesia diserahkan ke Kejaksaan Batam untuk proses.

Namun, terdapat juga keikut sertaan warga negara asing yang kini sudah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dan sedang dilakukan pengejaran terhadap mereka, terutama di negara Filipina dan Kamboja.

Meskipun server judi online berada di negara Kamboja dan Filipina, praktik perjudian ini dilakukan di wilayah hukum Indonesia, dengan pelaku menggunakan rekening deposit dan withdraw di Indonesia, menunjukkan orientasi pasar khusus di Indonesia.

“Analisis yang telah dilakukan menunjukkan omset satu bulan dari praktik perjudian ini mencapai sekitar 15 miliar rupiah,” papar dia.

Dia menjelaskan, alasan pelimpahan kasus judi online itu di Kejari Batam karena rekening deposit itu rekening Batam. Ada berbagai bank yang digunakan pelaku.

“Jadi para pelaku ini menggunakan rekening Batam. Mereka mendapatkan rekening ini dengan berkomunikasi dengan pemilik rekening untuk dijadikan rekening deposit dan widraw,” sebut dia.

Di tempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Ketut Kasna Dedi, mengatakan hari ini penyerahan tersangka dan barang bukti terkait perkara judi online dengan empat tersangka yang telah diserahkan oleh penyidik dari Bareskrim Polri

“Untuk administrasi perkara di Kejaksaan dan dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Batam,” kata Kasna.

Ia menambahkan, perkara Judi online atensi dari Presiden Joko Widodo dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas bentuk judi bola di tanah air.

Dengan demikian, kata dia, penegakan hukum terhadap kasus ini tidak hanya merupakan kewajiban hukum, tetapi juga bagian dari upaya nasional dalam meningkatkan integritas olahraga dan perlindungan terhadap masyarakat dari praktik perjudian ilegal.

Cek berita artikel lainnya diGoogle News 

 

Penulis:Ramadan|Editor:Redaksi

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan
PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026
Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara
Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap
Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam
Pembacokan di PJB Sagulung, Korban Terjebak di Drainase dan Pelaku Masih Diburu Polisi 
Polisi Tangkap 2 Pria, Diduga Aniaya Pekerja Proyek di Sagulung Batam karena Persoalan Gaji
Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:57 WIB

PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam

Berita Terbaru

Ketua IKTD Batam H Arlon Versito dn Ketua IKTD Tanjungpinang bersama Kapolda Kepri, Jumat (30/10/2026). Foto:Humas Polda Kepri

News

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:01 WIB