Lahan Kosong di Pinggir Jalan Tiangwangkang Terbakar, Diduga Disebabkan Puntung Rokok

Rabu, 28 Februari 2024 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kurang lebih 500 meter persegi Lahan kosong di jalan masuk kampung tua Tiangwangkang terbakar, Rabu (28/2/2024). Matapedia6.com/ Luci

Kurang lebih 500 meter persegi Lahan kosong di jalan masuk kampung tua Tiangwangkang terbakar, Rabu (28/2/2024). Matapedia6.com/ Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kurang lebih 500 meter persegi lahan kosong di jalan masuk Tampung Tua Tiangwangkang, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung Kota Batam ludes terbakar, Rabu (28/2/2024).

Kejadian itu diketahui sekitar pukul 10.30 WIB warga menduga api bersumber dari puntung rokok warga yang melintas, karena kondisi rumput dilokasi sudah kering seiring cuaca panas yang terjadi beberapa hari terakhir.

Sawarni warga Tiangwangkang yang ditemui di lapangan mengatakan awalnya mereka melihat asap mengepul ke atas, warga yang melihat asap tersebut mencari sumber nya.

“Jaraknya itukan jauh dari pemukiman karena kondisinya di seberang bukit kalau dari komplek,” kata Sawarni.

Saat warga sampai di bukit, api yang membakar hutan itu sudah besar, mungkin karena kondisi cuaca panas jadi lahannya cepat terbakar.

Rando warga lainnya mengatakan yang paling dikhawatirkan warga karena dilokasi lahan terbakar tersebut ada gardu induk IKK Tiangwangkang.

“Kita takut gardu itu terbakar, kalau sempat terbakar, nanti listrik di tempat kita bisa padam,” kata Rando.

Dia menceritakan gardu induk IKK yang ada di lokasi baru dibersihkan dan rumputnya sudah kering.

“Kemungkinan ada warga yang lewat dan buang puntung rokok, kebetulan cuaca panas terik kayak gini makanya mudah terbakar,” kata Rando.

Selama ini kata Rando mereka sudah wanti-wanti kebakaran lahan di lokasi mereka, karena lokasi mereka masih banyak hutan yang belum dikelola.

“Luar kampung kita ini masih banyak hutan, jadi kalau terbakar kita sedikit was-was juga, memang jaraknya dari perkampungan masih jauh, tetapi kalau baranya terbang kita sedikit khawatir juga,” kata Rando.

Sementara mengenai kejadian tersebut Kapolsek Sagulung Iptu Donald Tambunan mengatakan pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran.

“Kita masih Lidik, untuk sementara kita masih berusaha memadamkan api yang membakar lokasi tersebut,” kata Donald.

Dia juga tidak mengetahui status lahan yang terbakar di Tiangwangkang tersebut.

“Nanti kita akan koordinasi dengan BP Batam, untuk melakukan penyidikan terhadap kondisi lahan terbakar di Tiangwangkang,” kata Donald.

Sementara untuk memadamkan api di lokasi satu unit mobil pemadam dan dua unit mobil tangki suplai air diturunkan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00WIB.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci | Editor: Redaksi

Berita Terkait

Amsakar Achmad Sebut Driver Online Penentu Citra Batam di Mata Wisatawan
Ansar Ahmad Resmikan Revitalisasi SMA/SMK di SMKN 11 Batam, Genjot Lulusan Siap Kerja
Kejari Batam Hentikan 3 Perkara Lewat Restorative Justice, 1 Kasus Disetop Demi Kepentingan Umum
262 Pelanggar Ditindak, Polresta Barelang Sikat Knalpot Brong dan Truk Tak Laik Jalan di Batam
BP Batam Kebut Pemulihan Lahan Tambang Ilegal di KKOP, Progres Sudah 30 Persen
Mahasiswa Unrika Tanam 2.000 Mangrove, Amsakar Tekankan Pembangunan Selaras Lingkungan
Cut and Fill di Sagulung Disorot DPRD Batam, Legalitas dan Dampak Lingkungan Dipertanyakan
Mediasi Sopir BAJ di Polresta Barelang, DPRD Batam Dorong Solusi atas Penolakan Penutupan Tambang

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:47 WIB

Amsakar Achmad Sebut Driver Online Penentu Citra Batam di Mata Wisatawan

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:05 WIB

Kejari Batam Hentikan 3 Perkara Lewat Restorative Justice, 1 Kasus Disetop Demi Kepentingan Umum

Senin, 11 Mei 2026 - 16:37 WIB

262 Pelanggar Ditindak, Polresta Barelang Sikat Knalpot Brong dan Truk Tak Laik Jalan di Batam

Senin, 11 Mei 2026 - 16:25 WIB

BP Batam Kebut Pemulihan Lahan Tambang Ilegal di KKOP, Progres Sudah 30 Persen

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:56 WIB

Mahasiswa Unrika Tanam 2.000 Mangrove, Amsakar Tekankan Pembangunan Selaras Lingkungan

Berita Terbaru