BP Batam Kebut Pemulihan Lahan Tambang Ilegal di KKOP, Progres Sudah 30 Persen

Senin, 11 Mei 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas saat mengecek tambang  ilegal. Foto:Istimewa

Petugas saat mengecek tambang ilegal. Foto:Istimewa

65 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM-Badan Pengusahaan (BP) Batam mempercepat pemulihan lingkungan di kawasan bekas tambang pasir ilegal, khususnya di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).

Langkah ini menjadi kunci untuk mengembalikan fungsi lahan sekaligus menjaga keselamatan penerbangan di wilayah strategis tersebut.

BP Batam kini menutup lubang-lubang bekas galian yang tersebar di area terdampak. Total lahan yang harus dipulihkan mencapai sekitar 100 ribu meter persegi dengan volume galian sekitar 347 ribu meter kubik.

Anggota/Deputi Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyebut proses penutupan terus berjalan dan telah mencapai 30 persen. Setelah penimbunan rampung, BP Batam akan melanjutkan tahap penghijauan guna memulihkan ekosistem.

“Proses penutupan terus berjalan. Saat ini progres sudah 30 persen dan selanjutnya kami lakukan penghijauan,” ujar Ariastuty, Sabtu (9/5/2026).

Ia menegaskan, KKOP merupakan kawasan vital yang menopang konektivitas logistik dan mobilitas orang di Batam. Peran strategis ini menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca juga:TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena sebagai Tulang Punggung Konektivitas Digital Papua Pegunungan

Karena itu, BP Batam memperketat pengamanan KKOP untuk menjamin keselamatan operasional penerbangan sekaligus melindungi aset negara dari potensi gangguan.

“KKOP harus kita jaga bersama. Tidak boleh ada aktivitas apa pun di dalamnya. Setiap pihak yang mengganggu operasi penerbangan akan kami tindak tegas sesuai aturan,” tegasnya.

Selain pemulihan lahan, BP Batam juga memperkuat koordinasi lintas sektor dan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan KKOP di Bandara Hang Nadim.

Tim terpadu yang melibatkan TNI, Polri, Ditpam BP Batam, dan Satpol PP rutin melakukan patroli untuk memastikan kawasan tetap steril dari aktivitas ilegal.

Pengawasan intensif ini diharapkan mampu mencegah kerusakan lanjutan sekaligus memastikan keselamatan penerbangan di Batam tetap terjaga.

 

Baca juga:Satpolairud Karimun Gagalkan 9,5 Ton Timah Ilegal, Dua Pelaku Dibekuk

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Dewi Meninggal Usai Operasi Ambeien di RS Awal Bros, Keluarga Pertanyakan Penanganan Medis
IMM Kepri Apresiasi Iman Sutiawan dan Polda Kepri atas Kontribusi Pendidikan dan Keamanan
UKW Akbar PWI Kepri Gratis, 36 Wartawan Disiapkan Ikuti Uji Kompetensi
Waduk Nongsa Menyusut, BP Batam Atur Ulang Pasokan Air
Polda Kepri Ungkap 6 Kasus Narkotika, 11 Tersangka Diamankan
Jaga Pasokan Air Baku Batam, BP Batam dan McDermott Tanam 400 Bambu di Sei Nongsa
Polsek Lubuk Baja Ungkap Kasus Narkotika, Dua Tersangka dan 74 Cartridge Vape Etomidate Diamankan
Kecelakaan Laut Dominasi Operasi Basarnas Kepri Sepanjang 2026

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Dewi Meninggal Usai Operasi Ambeien di RS Awal Bros, Keluarga Pertanyakan Penanganan Medis

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:35 WIB

IMM Kepri Apresiasi Iman Sutiawan dan Polda Kepri atas Kontribusi Pendidikan dan Keamanan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:32 WIB

UKW Akbar PWI Kepri Gratis, 36 Wartawan Disiapkan Ikuti Uji Kompetensi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Waduk Nongsa Menyusut, BP Batam Atur Ulang Pasokan Air

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Polda Kepri Ungkap 6 Kasus Narkotika, 11 Tersangka Diamankan

Berita Terbaru

Terduga pelaku curanmor ditangkap Buser Polsek Batu Aji. Foto:Dok. Humas Polresta Barelang

Hukum Kriminal

Motor Warga Hilang Dini Hari, Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap di Hotel

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:04 WIB