Cegah Penyalahgunaan Handphone, Rutan Batam Luncurkan Inovasi Tangkap Kalangan Petugas

Sabtu, 16 November 2024 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Rutan saat pindahkan kode QR. Foto:Dok/Humas Rutan

Petugas Rutan saat pindahkan kode QR. Foto:Dok/Humas Rutan

MATAPEDIA6.com, BATAM- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam meluncurkan inovasi tanda kehadiran menggunakan handphone dan pindai kode QR diberi nama ‘Tangkap’.

Ini mencegah penyalahgunaan handphone di kalangan petugas. Inovasi tersebut merupakan ide dan gagasan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Batam, Purwo Aji Prasetyo.

“Tujuan meningkatkan efisiensi pencatatan kehadiran sekaligus mengurangi risiko penyalahgunaan handphone di lingkungan Rutan Batam,” ujar Kepala Rutan Batam Fajar Teguh Wibowo dalam keterangannya, Sabtu (16/11/2024).

Metode penerapan kode QR tersebut, para petugas melakukan absensi di area pintu utama (P2U) dimana tercatat otomatis dalam sistem dan akurat.

Selain efisiensi dalam pencatatan kehadiran, sistem baru ini juga dirancang untuk memastikan bahwa petugas yang masuk ke area Rutan hanya membawa satu handphone yang terdaftar.

“Hal ini bertujuan untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan handphone oleh petugas,” sebut dia.

Fajar menambahkan peluncuran Tangkap itu merupakan bentuk transformasi digital di Rutan Kelas IIA Batam yang sejalan dengan program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memberantas pelaku penipuan dengan berbagai modus di lapas dan rutan.

“Tujuan utama kami adalah meningkatkan efisiensi dan integritas dalam pencatatan kehadiran, sekaligus mengedukasi petugas agar memanfaatkan teknologi secara bijak. Dengan sistem ini, kami dapat memperkuat pengawasan dan keamanan terhadap penggunaan perangkat elektronik di Rutan Batam secara optimal,” imbuhnya.

Ia berharap dengan sistem Tangkap Rutan Batam terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjaga integritas serta profesionalisme dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Baca juga:Rutan Batam Hadirkan Inovasi Layanan, Utamakan Kenyamanan Pengunjung dan Keluarga Warga Binaan

Cek berita artikel lainnya di Google News 

Penulis:Dhea|Editor:Meizon

Berita Terkait

Kisah Sharifah Nur Nafisya, Siswi MTsN 1 Batam yang Tak Pernah Juara Akademik Kini Menjadi Juara 1 WCR 2026
Hampir Seluruh Warga Kepri Terlindungi JKN, Kepesertaan Tembus 97,53 Persen
Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026
Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian
Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kisah Sharifah Nur Nafisya, Siswi MTsN 1 Batam yang Tak Pernah Juara Akademik Kini Menjadi Juara 1 WCR 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:40 WIB

Hampir Seluruh Warga Kepri Terlindungi JKN, Kepesertaan Tembus 97,53 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:51 WIB

Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam

Berita Terbaru