Likhai Minta Warga Jangan Bayar Pakir Jika Tak Ada Karcis Parkir

Rabu, 17 Januari 2024 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Batam Likhai. Matapedia6.com/luci

Ketua Komisi I DPRD Batam Likhai. Matapedia6.com/luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Likhai minta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam buat posko pengaduan terkait masalah parkir di Kota Batam. Pasalnya saat ini masih banyak petugas parkir yang tidak memberikan karcis parkir kepada pengendara di lapangan.

“Kalau kita lihat Dishub Kota Batam, tidak siap dalam pelaksanaan kenaikan Parkir di Kota Batam,” kata Likhai, Rabu (17/1/2024).

Di hari ke tiga setelah penerapan kenaikan parkir di Kota Batam sudah mulai banyak keributan di lapangan.”Ini masih hari ke tiga, dimana kedepannya,” kata Likhai.

Dia menegaskan Dishub Kota Batam harus secepatnya membuat posko pengaduan agar tidak sampai terjadi keributan.”Saya sendiri sudah jadi korban, saya parkir di Penuin, petugas parkir tidak memberikan kertas parkir. Saat saya minta kata mereka habis,” kata Likhai.

Dia mengatakan melihat hal tersebut sangat jelas bahwa Dishub Kota Batam tidak siap.”Ini akan jadi bom waktu ke depan, karena biaya parkir yang harus kita bayar bukan murah, bahkan pertamanya terus naik,” kata Likhai.

Saat ini kata Likhai masih banyak ditemukan di lapangan petugas parkir yang tidak mengenakan seragam, tidak bisa menunjukkan kartu identitas. Bahkan parahnya tidak memiliki kertas parkir. “Ini juga kita minta kepada Dishub untuk pengawasannya,” kata Likhai.

Dia juga menegaskan sesuai dengan Perda nomor 1 tahun 2024 mengenai parkir bahwa pencarian uang parkir harus disertai dengan kertas parkir.”Jadi saya himbau kepada masyarakat agar tidak membayar parkir jika tidak ada kertas parkir,” kata Likhai.

Dia juga mengatakan jika ada petugas parkir meminta uang parkir, namun tidak memberikan karcis agar jangan dibayar.”Wrag bisa pertanyaan juga identitas petugas, kalau tidak ada tidak usah bayar dan kalau terjadi keributan silahkan laporkan ke polisi,” kata Likhai.

Penulis: luci | Editor: Redaksi

Berita Terkait

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026
Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian
Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun
Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik
Ribuan Warga Pulau Kasu Geruduk Kantor LIRA Kepri, Tuntut Yusril Koto Klarifikasi Pernyataan soal Proyek Siluman dan Minta Maaf

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:43 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA

Senin, 15 Juni 2026 - 14:45 WIB

Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru