OJK–Polda Kepri Perang Lawan Kejahatan Keuangan Digital, Sinergi Diperkuat

Kamis, 9 April 2026 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OJK Kepri bersama Kapolda Kepri dan jajarannya beberapa hari. Foto:Istimewa

Kepala OJK Kepri bersama Kapolda Kepri dan jajarannya beberapa hari. Foto:Istimewa

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau mempercepat langkah bersama Polda Kepri untuk memburu dan memutus kejahatan keuangan digital yang kian kompleks.

Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya, menegaskan komitmen itu saat bertemu Kapolda Kepri Asep Safrudin di Mapolda Kepri beberapa hari lalu.

Pertemuan ini langsung mengarah pada penguatan koordinasi, penindakan, hingga perlindungan masyarakat dari ancaman penipuan digital.

Kapolda Kepri hadir bersama jajaran utama, mulai dari Wakapolda Anom Wibowo hingga para direktur reserse dan intelijen. Pertemuan berlangsung fokus membedah ancaman nyata di sektor keuangan yang terus berkembang.

Baca juga:RSBP Batam Kantongi Sertifikasi ISO 9001:2015, Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Berstandar Global

OJK memberi apresiasi atas peran aktif Polda Kepri menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Stabilitas itu menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya kepercayaan investor di Kepulauan Riau.

Sinar memaparkan, kondisi keamanan yang terjaga mendorong kinerja ekonomi daerah tetap melesat. Sepanjang 2025, ekonomi Kepri tumbuh 7,89 persen.

“Di saat bersamaan, aset bank umum naik 13,74 persen, dana pihak ketiga tumbuh 13,20 persen, dan kredit melonjak 25,85 persen,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).

Namun, ia mengingatkan, tren positif itu dibayangi ancaman kejahatan digital yang semakin agresif. Penipuan keuangan dan pinjaman online ilegal masih menjadi jebakan yang mengintai masyarakat.

“OJK bersama Polda Kepri harus bergerak cepat memutus rantai aktivitas ilegal ini. Kami juga mengoptimalkan peran Indonesia Anti-Scam Centre untuk mempercepat penanganan laporan dan pemblokiran rekening mencurigakan,” tegas Sinar.

Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi langsung menyepakati sejumlah langkah konkret. Mereka memperkuat sinkronisasi penanganan penipuan melalui Satgas PASTI, meningkatkan penindakan investasi ilegal, serta memperluas edukasi literasi keuangan ke masyarakat.

Tak hanya itu, pengamanan objek vital sektor jasa keuangan juga masuk dalam prioritas. OJK dan Polda Kepri mendorong pengawasan lebih ketat untuk menjaga stabilitas sistem keuangan daerah.

Edukasi menjadi senjata penting. Keduanya akan memanfaatkan jaringan kepolisian hingga tingkat wilayah untuk menjangkau masyarakat pesisir dan pulau terluar, agar tidak mudah terjebak praktik keuangan ilegal.

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan, pihaknya siap turun penuh mendukung langkah OJK. Ia memastikan jajarannya akan menindak tegas setiap praktik yang merugikan masyarakat.

“Keamanan sektor keuangan adalah fondasi kepercayaan. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan yang merusak integritas sektor jasa keuangan,” tegas Asep.

OJK dan Polda Kepri sepakat memperkuat jalur komunikasi dan koordinasi cepat untuk merespons setiap potensi gangguan. Sinergi ini menjadi kunci menciptakan sektor jasa keuangan yang sehat, aman, dan tepercaya di Kepulauan Riau, sekaligus menjaga laju pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan.

Baca juga:Pertamina Sumbagut Borong 12 Proper Hijau, Program Lingkungan dan Pemberdayaan

Editor:Zalfirega 

 

 

 

Berita Terkait

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar
Produksi Terhenti, Gaji Belum Cair: Nasib Ribuan Pekerja PT Ghim Li di Ujung Ketidakpastian dan Geruduk DPRD Batam

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Minggu, 13 September 2026 - 12:33 WIB

PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terbaru