Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan Batam Dikukuhkan Periode 2023-2028

Senin, 6 Mei 2024 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan Pengurus Tani dan Perikanan, Senin (6/5/2024). Foto:Zal/matapedia6

Pelantikan Pengurus Tani dan Perikanan, Senin (6/5/2024). Foto:Zal/matapedia6

MATAPEDIA6.com, BATAM– Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Batam periode 2023-2028 secara resmi dikukuhkan oleh Ketua KTNA Kepulauan Riau.

Pengukuhan pengurus KTNA di Tibelat Farm Sei Temiang, Senin (6/05/2024). Adapun Ketua KTNA Kota Batam terpilih Nur Ajiz.

Ajiz menyebut sebanyak 28 pengurus KTNA dikukuhkan. Ke depan program yang sudah berjalan akan ditingkatkan untuk kemajuan petani dan nelayan di Batam.

“Ada puluhan yang dikukuhkan,” ujarnya pada wartawan didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris.

Ajiz berharap pemerintah memperhatikan nasib para petani dan nelayan di kota Batam. Khusus bagian lahan supaya diperdayakan para petani.

“Kami harap pemerintah memperhatikan lagi petani agar lebih sejahtera lagi,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan selamat kepada pengurus Tani dan Nelayan.

“Atas nama Wali Kota Batam, Saya ucapkan Tahniah dan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Mudah-mudahan pengurus dapat sinergi dengan pemerintah dalam menyediakan kebutuhan pangan di Batam,” katanya.

Menurut dia Batam bukan daerah pertanian namun petani sudah banyak berkontribusi 20 persen dalam kebutuhan pangan di kota Batam.

“Tentunya pemerintah berterimakasih kepada kelompok tani dan nelayan yang sudah berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Batam. Terutama sayur-sayuran dan cabe,” ucapnya.

Ia menyebut cabe merupakan komoditas penyumbang inflasi di Kota Batam. Dikesempatan itu, Ia menginformasikan bahwa inflasi Kota Batam Bulan April 0.09 persen.

“Harapannya angka inflasi Kota Batam tetap bertahan di angka tersebut. Kita terus koordinasi dengan stakeholder menjaga pangan stabil,” ujarnya.

Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina menyebut setiap kabupaten/kota di daerah berbeda yang memiliki banyak potensi.

“Seperti di Natuna potensi dengan pertanian, kelapa di sana sangat luar biasa. Untuk di Batam juga berpotensi, bahkan Kita sudah mencanangkan menanam bibit cabe dengan memanfaatkan pekarangan untuk bercocok tanam,” sebut Marlin.

Dengan dikukuhkan pengurus KTNA Kota Batam, Ia berharap memberikan ide sehingga mampu menciptakan terobosan baru di bidang perikanan dan pertanian.

 

Cek berita artikel lainnya di Google News 

 

Penulis:Rega|Editor:Redaksi

Berita Terkait

Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot
KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam
Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh
DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing
AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong
BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB
Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:44 WIB

Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot

Senin, 4 Mei 2026 - 17:57 WIB

KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:23 WIB

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

Berita Terbaru