SMKN 2 Batam Jadi Percontohan Kurikulum P4GN di Kepri untuk Tangkal Narkoba

Rabu, 15 April 2026 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Batam sebagai percontohan pengembangan kurikulum berbasis Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Rabu (15/4/2026). Foto:Ist

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Batam sebagai percontohan pengembangan kurikulum berbasis Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Rabu (15/4/2026). Foto:Ist

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM— Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Batam menjadi satu-satunya sekolah menengah kejuruan di Kepulauan Riau yang ditunjuk sebagai percontohan pengembangan kurikulum berbasis Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Langkah ini menjadi respons konkret terhadap tingginya kerentanan Batam sebagai jalur masuk dan distribusi narkoba akibat posisinya yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

Peredaran narkoba di Batam terus menjadi ancaman serius. Tingginya mobilitas barang dan manusia di wilayah perbatasan membuka celah bagi jaringan narkotika, baik nasional maupun internasional, untuk beroperasi.

Kondisi ini menuntut pendekatan yang tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga pencegahan sejak dini.

Dunia pendidikan kini mengambil peran strategis. Pada 2024, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Pusat Kurikulum menunjuk SMKN 2 Batam sebagai pilot project penyusunan model kurikulum P4GN.

Baca juga:OJK–Ekraf Tancap Gas Web3: IP Indonesia Dibidik Jadi Aset Baru Bernilai Tinggi

Sekolah ini tidak hanya menyusun konsep, tetapi langsung mengintegrasikan nilai-nilai pencegahan narkoba ke dalam Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP).

Siswa SMKN 2 Batam saat kegiatan P4GN, Rabu (15/4/2026). Foto:Ist

Kepala SMKN 2 Batam, Refio, menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya sistematis membangun ketahanan generasi muda terhadap ancaman narkotika.

“Batam memiliki kerentanan tinggi karena letaknya yang strategis. Kami tidak bisa hanya mengandalkan penindakan. Sekolah harus hadir sebagai benteng utama pencegahan,” ujar Refio, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan, materi P4GN tidak diajarkan secara terpisah, tetapi disisipkan dalam berbagai mata pelajaran serta kegiatan pembelajaran.

Pendekatan ini membuat siswa memahami bahaya narkoba secara utuh—mulai dari dampak kesehatan, sosial, hingga konsekuensi hukum.

“Kami ingin siswa tidak hanya tahu, tetapi benar-benar paham dan memiliki sikap tegas menolak narkoba. Edukasi ini kami tanamkan secara terstruktur dan berkelanjutan,” katanya.

Peran SMKN 2 Batam juga diarahkan melampaui lingkup internal. Model kurikulum yang dikembangkan ditargetkan menjadi rujukan bagi seluruh SMK di Kepulauan Riau.

“Kami ditunjuk sebagai percontohan. Artinya, model ini harus bisa direplikasi oleh sekolah lain. Harapannya, seluruh SMK di Kepri mampu mengintegrasikan P4GN dalam kurikulum mereka,” tegas Refio.

Langkah ini menandai perubahan pendekatan dalam memerangi narkoba. Pendidikan tidak lagi berada di pinggiran, tetapi masuk ke garis depan sebagai strategi pencegahan jangka panjang.

Di tengah derasnya arus globalisasi dan tingginya mobilitas di Batam, ruang kelas kini tidak hanya mencetak lulusan siap kerja. Ia juga berdiri sebagai benteng awal melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

Baca juga:Dishub Batam Gerak Cepat, Pasang Rambu Penyeberangan di SDN 001 Sei Panas 

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

 

 

Berita Terkait

Pendaftar Membludak, SMKN 1 Batam Jadi Rebutan Ribuan Calon Siswa pada SPMB 2026
Pemprov Kepri Bangun SMKN 13 Batam, Amsakar: Investasi untuk Masa Depan Generasi
Paspor Simpatik Diserbu Warga, Imigrasi Batam Layani 190 Pemohon di Akhir Pekan
Pengemudi Land Cruiser Diduga Tabrak Empat Motor dan Kios Pedagang di Pasar Tos 3000 Batam
Musik Warung Ganggu Kenyamanan Warga Dini Hari, Polsek Batu Aji Imbau Pelaku Usaha Jaga Kamtibmas
Laporan Masuk Lewat 110, Polsek Batu Aji Gerak Cepat Bantu Penanganan Dua Korban Laka di RS Graha Hermine
BP Batam Mulai Bangun Bundaran Raja Ali Marhum, Awali Penataan Wajah Kota Batam
Polda Kepri Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Tiket Kontingen Pesparawi Kepri

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:46 WIB

Pendaftar Membludak, SMKN 1 Batam Jadi Rebutan Ribuan Calon Siswa pada SPMB 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:55 WIB

Pemprov Kepri Bangun SMKN 13 Batam, Amsakar: Investasi untuk Masa Depan Generasi

Senin, 13 Juli 2026 - 15:49 WIB

Paspor Simpatik Diserbu Warga, Imigrasi Batam Layani 190 Pemohon di Akhir Pekan

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:57 WIB

Pengemudi Land Cruiser Diduga Tabrak Empat Motor dan Kios Pedagang di Pasar Tos 3000 Batam

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:25 WIB

Musik Warung Ganggu Kenyamanan Warga Dini Hari, Polsek Batu Aji Imbau Pelaku Usaha Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru