UMK Batam 2026 Belum Ditetapkan, Amsakar: Perdebatan Masih Menghangat di Indeks Alfa

Selasa, 16 Desember 2025 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia dan Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso. Foto:Istimewa

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia dan Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Batam tahun 2026 hingga kini belum diketok.

Proses pembahasan masih berlangsung dinamis dan cenderung alot, terutama pada penentuan Indeks Alfa yang menjadi titik krusial perbedaan pandangan antara serikat pekerja dan pengusaha.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah terus mengambil peran aktif sebagai penengah dengan memfasilitasi dialog tripartit yang melibatkan unsur pemerintah, buruh, dan dunia usaha.

“Pemerintah hadir untuk menjembatani kepentingan buruh dan pengusaha agar ditemukan titik temu terbaik,” ujar Amsakar, Senin (15/12/2025).

Amsakar menjelaskan, mekanisme penetapan UMK sejatinya telah diatur secara baku dalam regulasi.

Baca juga: Buruh Kota Batam Turun ke Jalan Usung Delapan Tuntutan, Tagih Janji dan Keadilan

Formula perhitungan UMK mencakup pertumbuhan ekonomi ditambah inflasi, yang kemudian dikalikan dengan Indeks Alfa.

Menurutnya, kinerja ekonomi Batam menunjukkan tren positif. Pada triwulan III tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Batam tercatat mencapai 6,89 persen, dan pemerintah optimistis angka tersebut dapat menembus 7 persen hingga akhir tahun. Sementara itu, tingkat inflasi berada dalam kondisi relatif terkendali.

“Komponennya jelas. Pertumbuhan ekonomi cukup baik dan inflasi cenderung menurun. Namun, perdebatan hampir selalu muncul pada penentuan Indeks Alfa,” jelasnya.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2023, Indeks Alfa ditetapkan berada dalam rentang 0,1 hingga 0,3. Meski demikian, dalam dinamika pembahasan di lapangan, diskusi kerap berkembang hingga kisaran 0,3 sampai 0,8, seiring tingginya aspirasi serikat pekerja dan kehati-hatian kalangan pengusaha.

“Indeks Alfa inilah yang selalu menjadi pembahasan paling alot antara serikat pekerja dan rekan-rekan pengusaha,” kata Amsakar.

Untuk menghindari kebuntuan, Amsakar mendorong kedua belah pihak agar mengedepankan sikap kompromi dengan mencari jalan tengah.

Baca juga: Buruh Batam Tuntut Kenaikan UMK 37,29 Persen, Kawal Pembahasan di Kantor Disnaker

“Kalau bisa diambil angka tengah, kompromi terbaik mungkin berada di kisaran 0,5 sampai 0,6,” ujarnya.

Meski eskalasi aspirasi dari serikat pekerja cukup tinggi, Amsakar berharap seluruh tahapan pembahasan UMK Batam 2026 dapat berjalan kondusif dan berujung pada kesepakatan yang adil serta berkelanjutan.

“Pemerintah akan terus mempertemukan dua pandangan yang ekstrem ini agar tercapai kesepakatan terbaik bagi semua pihak,” tutupnya.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru