Batam Diusulkan Jadi Pilot Project PLTS dan SPBU Nelayan, Amsakar: Ini Kebutuhan Mendesak

Senin, 17 November 2025 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad pimpin rapat koordinasi dengan Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Merah Putih Wilayah Sumatera, di Kantor Wali Kota Batam, Sabtu (15/11/2025). Matapedia6.com/Diskominfo

Wali Kota Batam Amsakar Achmad pimpin rapat koordinasi dengan Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Merah Putih Wilayah Sumatera, di Kantor Wali Kota Batam, Sabtu (15/11/2025). Matapedia6.com/Diskominfo

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kementerian Koperasi dan UKM RI mengusulkan Batam sebagai daerah percontohan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus nelayan.

Usulan ini mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Wali Kota Batam, Sabtu (15/11/2025), antara Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Merah Putih Wilayah Sumatera, Panel Barus.

Dalam rencana awal, proyek PLTS akan dibangun dengan kapasitas 1 megawatt, khususnya di kawasan dengan jumlah nelayan yang tinggi.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pendirian SPBU nelayan berbasis koperasi seperti yang telah dimulai di Lampung Timur.

“Potensi nelayan di Batam besar. Jika koperasi siap, unit usaha seperti SPBU nelayan sangat mungkin berkembang,” kata Panel Sitorus.

Baca juga: BP Batam Percepat Efisiensi Pengawasan Lewat Dashboard Pengendalian

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut positif rencana pembangunan PLTS dan SPBU nelayan tersebut. Ia menyebutkan bahwa kebutuhan listrik sangat mendesak terutama di wilayah hinterland yang masih bergantung pada pasokan terbatas.

“PLTS ini akan menambah jam belajar anak-anak di hinterland. Mereka sangat bergantung pada listrik dan sinyal. Kebijakan ini konstruktif dan kami siap mendukung,” ujarnya.

Amsakar juga menegaskan keberadaan SPBU nelayan akan membantu mengurangi biaya operasional nelayan yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan bahan bakar.

“Ini akan menjadi pengungkit ekonomi masyarakat pesisir. Mereka bisa hemat waktu dan biaya,” katanya.

Menurut Amsakar, kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam program pemberdayaan masyarakat diterjemahkan dalam tiga langkah mengadakan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, serta memberdayakan masyarakat marginal.

Amsakar memastikan Pemko Batam siap mempercepat semua yang menjadi kewenangan daerah.

Baca juga: Kepala BP Batam Tekankan Integritas Tim Verifikator Perizinan

Selain membahas PLTS dan SPBU nelayan, Amsakar juga mengikuti rapat koordinasi mengenai percepatan implementasi Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 terkait pemetaan aset dan percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

“Saya sudah menginstruksikan seluruh camat dan lurah mempercepat pembentukan Koperasi Merah Putih. Alhamdulillah, Batam menjadi daerah kedua secara nasional yang merampungkan pembentukannya setelah Lingga,” kata Amsakar.

Hingga saat ini, sejumlah progres telah berjalan, termasuk peresmian gerai koperasi di Bulang, Pulau Buluh, dan Patam Lestari, pelatihan pengurus, hingga peletakan batu pertama gedung koperasi di Kelurahan Seilekop.

Dari total 64 titik Koperasi Merah Putih yang direncanakan, 31 lokasi telah selesai proses lahannya, masing-masing menyediakan sekitar 1.000 meter persegi.

Meski begitu, Amsakar menekankan bahwa Batam memiliki karakteristik berbeda karena tata kelola lahan berada di bawah kewenangan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Sebagian besar lahan untuk koperasi berasal dari fasum dan fasos. Kami terus berkoordinasi agar 64 titik dapat segera tuntas,” ujar Amsakar.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

506 Ribu Batang Rokok Ilegal Digagalkan Bea Cukai Batam, 2 Speedboat Disita di Perairan Pulau Bulan
Perselisihan Parkir Mobil di Ruko Kavling Baru Sagulung Sempat Viral, Dua Pihak Berdamai
Polisi Bongkar Pembuatan 15 SIM C Palsu di Batam, Tarif Rp600 Ribu
Lahan 5,4 Hektare di Batam Dipersoalkan, Ahli Waris Daking Tuntut Kompensasi dari Dua Perusahaan
Puluhan Mobil Terjaring Razia di Batam, Program Pengampunan Pajak Tinggal 5 Hari Lagi
Sekolah Terintegrasi Merah Putih Mulai Dibangun di Rempang, Target Rampung 2028
Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO Mandiri hingga 1.000 Liter per Detik
Tim Tabur Kejari Batam Amankan Terpidana Kasus Perdagangan Orang di Virgo Club
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:09 WIB

506 Ribu Batang Rokok Ilegal Digagalkan Bea Cukai Batam, 2 Speedboat Disita di Perairan Pulau Bulan

Jumat, 25 September 2026 - 19:01 WIB

Perselisihan Parkir Mobil di Ruko Kavling Baru Sagulung Sempat Viral, Dua Pihak Berdamai

Jumat, 25 September 2026 - 18:40 WIB

Polisi Bongkar Pembuatan 15 SIM C Palsu di Batam, Tarif Rp600 Ribu

Jumat, 25 September 2026 - 15:27 WIB

Lahan 5,4 Hektare di Batam Dipersoalkan, Ahli Waris Daking Tuntut Kompensasi dari Dua Perusahaan

Jumat, 25 September 2026 - 11:15 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih Mulai Dibangun di Rempang, Target Rampung 2028

Berita Terbaru