Polda Kepri Gerebek Ruko di Cipta Grand City, Sagulung Amankan Belasan Orang Diduga Calon PMI

Sabtu, 6 Desember 2025 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah wanita diamankan Polisi di salah satu Ruko Cipta Grand City Sagulung diduga calon PMI, Jumat (5/12/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

Sejumlah wanita diamankan Polisi di salah satu Ruko Cipta Grand City Sagulung diduga calon PMI, Jumat (5/12/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kepolisian Daerah (Polda) Kepri bersama Unit Reskrim Polsek Sagulung menggerebek sebuah ruko di kawasan Cipta Grand City, Sungai Binti, Batam, Jumat (5/12/2025) sore. Penggerebekan itu mengungkap dugaan kuat tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Informasi yang diperoleh, tim gabungan Subdit IV Renakta (PPA) menerima, laporan aktivitas mencurigakan di salah satu unit ruko.

Saat naik ke lantai dua ruko Blok H Nomor 65, petugas menemukan belasan wanita yang diduga direkrut dan ditempatkan secara ilegal.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 13 wanita. Seorang perempuan berinisial MS (24) yang diduga berperan sebagai penanggung jawab ikut diamankan.

MS mengaku ada 15 wanita tinggal di lokasi itu, namun dua orang sedang keluar membeli makanan saat penggerebekan berlangsung.

Baca juga: Polsek Sagulung Ringkus Remaja Diduga Pelaku Pencabulan Anak, Bukti CCTV Jadi Kunci

Dari 13 orang yang dibawa petugas, tiga di antaranya masih di bawah umur: SRFB (17), KD (17), dan SR (16). Seluruh korban langsung dibawa ke Polda Kepri untuk pemeriksaan dan pendalaman.

Informasi awal mengungkap pola perekrutan lintas daerah. Salah satu korban mengaku direkrut dari Medan, lalu dibawa ke Batam dan diarahkan bekerja di sebuah kafe di kawasan Cipta Grand City dalam dua minggu terakhir.

Kanit Opsnal PPA, Polda Kepri, AKP Haris Baltasar Nasution, mengatakan seluruh korban diamankan untuk memastikan kondisi dan mengungkap jaringan yang terlibat.

“Kita amankan dulu. Ini masih kami kembangkan. Nanti akan dirilis,” ujarnya di lokasi pada wartawan.

Belasan wanita yang diamankan itu diduga calon pekerja migran Indonesia (PMI) yang akan diberangkatkan secara ilegal ke luar negeri melalui Batam.

Petugas juga mengamankan seorang ‘mami’ yang berperan sebagai pengendali calon PMI tersebut.

Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, membenarkan keterlibatan jajarannya dalam operasi tersebut.

“Kami hanya membackup tindakan Polda Kepri. Seluruhnya sudah dibawa ke Polda untuk pemeriksaan lanjutan,” kata Husnul didampingi Kanit Reskrim Iptu Anwar Aris.

Baca juga:Dugaan Cabul Oknum Guru Ngaji di Sagulung: Warga Mengamuk Rusak Rumah Terduga Pelaku, Polisi Bergerak Cepat

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Sidang PNBP Pandu Tunda BP Batam: Saksi Tegaskan Lisa Yulia Tak Kendalikan Keuangan
Pedagang di Jambi Resah, Peredaran Uang Palsu Kembali Marak Jelang Ramadan
Kejadian Berulang, Amsakar Minta Disnaker Batam Beri Teguran Keras ke PT ASL
Rekonstruksi Pembunuhan Kekasih di Batam: 37 Adegan Terungkap, Cekikan Jadi Aksi Mematikan
Kebakaran Kapal Kembali Terjadi PT ASL Shipyard Batam, Korban Jiwa Belum Diketahui
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengeroyokan Jukir di Batam
Remaja di Batam Ditangkap Polisi Terungkap Curi Motor 15 Kali, Aksinya Berakhir di Polsek Sekupang
Belasan Kios Kuliner di Mega Legenda Batam Hangus Terbakar, Polisi Masih Lidik Penyebab Kebakaran

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:10 WIB

Sidang PNBP Pandu Tunda BP Batam: Saksi Tegaskan Lisa Yulia Tak Kendalikan Keuangan

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:12 WIB

Pedagang di Jambi Resah, Peredaran Uang Palsu Kembali Marak Jelang Ramadan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:53 WIB

Kejadian Berulang, Amsakar Minta Disnaker Batam Beri Teguran Keras ke PT ASL

Senin, 26 Januari 2026 - 21:57 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan Kekasih di Batam: 37 Adegan Terungkap, Cekikan Jadi Aksi Mematikan

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:20 WIB

Kebakaran Kapal Kembali Terjadi PT ASL Shipyard Batam, Korban Jiwa Belum Diketahui

Berita Terbaru