Cut and Fill di Sagulung Disorot DPRD Batam, Legalitas dan Dampak Lingkungan Dipertanyakan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi III DPRD Batam gelar RDPU ihwal perizinan cut and fill beberapa hari lalu. Foto:Istimewa

Komisi III DPRD Batam gelar RDPU ihwal perizinan cut and fill beberapa hari lalu. Foto:Istimewa

71 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM — Komisi III DPRD Kota Batam membuka sorotan tajam terhadap aktivitas cut and fill di Kecamatan Sagulung. Lewat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), Kamis (7/5/2026), dewan menguji legalitas proyek sekaligus membedah dampak yang dirasakan warga.

Wakil Ketua Komisi III, H. Arlon Veristo, memimpin rapat dan langsung mengarahkan pembahasan pada dua titik krusial: izin dan dampak lingkungan. Ia menegaskan, proyek semacam ini tidak boleh berjalan hanya bermodal aktivitas fisik tanpa kepastian hukum dan standar teknis yang jelas.

“Selain perizinan, kegiatan cut and fill wajib memenuhi ketentuan teknis dan memperhatikan dampak bagi warga sekitar,” tegas Arlon.

Baca juga:Mediasi Sopir BAJ di Polresta Barelang, DPRD Batam Dorong Solusi atas Penolakan Penutupan Tambang

Komisi III menghadirkan berbagai pihak untuk membuka fakta di lapangan. Hadir dalam forum itu pejabat Direktorat Pengelolaan Lahan BP Batam, DLH Pemko Batam, Dinas Perikanan, Camat Sagulung, Lurah Tembesi, manajemen PT Laguna Propertindo, pengurus Yayasan Sirrul Ilahiyah, hingga perwakilan RT/RW dan masyarakat.

Dewan tidak sekadar menampung keluhan. Forum itu berubah menjadi ruang uji silang antarinstansi dan pihak perusahaan. Warga sebelumnya melaporkan dampak aktivitas cut and fill yang dinilai mengganggu lingkungan dan memicu kekhawatiran terhadap kondisi permukiman.

Tekanan Komisi III mengarah pada transparansi. Mereka menuntut kejelasan status izin, kepatuhan teknis, serta langkah mitigasi dampak yang harus dijalankan pihak terkait.

RDPU ini menjadi sinyal bahwa DPRD Batam tidak akan membiarkan aktivitas pembangunan berjalan tanpa kontrol.

Sorotan kini mengarah pada komitmen semua pihak untuk membuka data dan memastikan kegiatan di Sagulung tidak merugikan masyarakat sekitar.

Baca juga:KSSK: Ekonomi Tumbuh Kuat, Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Editor:Zalfirega 

Berita Terkait

Mediasi Sopir BAJ di Polresta Barelang, DPRD Batam Dorong Solusi atas Penolakan Penutupan Tambang
Pers dan Imigrasi Batam Bahas Keterbukaan Informasi di Media Gathering
Paripurna Perda Sampah Bergulir, Amsakar Kantongi Dukungan Penuh DPRD Batam
Imigrasi Ringkus 210 WNA Terduga Pelaku Investasi Daring di Batam, Ratusan Perangkat Disita
Video:Rutan Batam Deklarasikan Perang Haliner, Langsung Razia dan Tes Urine Petugas-WBP
BP Batam Benarkan Alex yang Viral Saat Sidak Direkrut Jadi Anggota Ditpam
Polisi Amankan Pelaku Perusakan 300 Pohon Jati Emas di Batam, Diserahkan ke Dinas Sosial
OJK, BKKBN dan BAZNAS Kepri Perkuat Ekonomi Keluarga Lewat Literasi Keuangan dan Bantuan Usaha

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:59 WIB

Cut and Fill di Sagulung Disorot DPRD Batam, Legalitas dan Dampak Lingkungan Dipertanyakan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:49 WIB

Mediasi Sopir BAJ di Polresta Barelang, DPRD Batam Dorong Solusi atas Penolakan Penutupan Tambang

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:27 WIB

Pers dan Imigrasi Batam Bahas Keterbukaan Informasi di Media Gathering

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:39 WIB

Paripurna Perda Sampah Bergulir, Amsakar Kantongi Dukungan Penuh DPRD Batam

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:18 WIB

Imigrasi Ringkus 210 WNA Terduga Pelaku Investasi Daring di Batam, Ratusan Perangkat Disita

Berita Terbaru