Rokok Ilegal Manchester Disebut Beredar Masif di Batam, DPRD Pertanyakan Pengawasan Bea Cukai

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu rokok tanpa pita cukai manchester yang beredar di Batam. Foto:Istimewa

Salah satu rokok tanpa pita cukai manchester yang beredar di Batam. Foto:Istimewa

69 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM– Peredaran rokok ilegal di Batam kembali menjadi sorotan. Salah satu merek yang paling banyak ditemukan di lapangan adalah Manchester, yang diduga beredar tanpa pita cukai dan dijual bebas di berbagai titik, mulai dari kios kecil hingga jaringan distributor.

Kondisi tersebut memicu pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan terhadap barang kena cukai di wilayah Batam yang selama ini dikenal sebagai kawasan strategis dengan lalu lintas barang yang tinggi.

Anggota DPRD Kota Batam, Rival Pribadi, menilai peredaran rokok ilegal saat ini tidak lagi bisa dianggap sebagai pelanggaran biasa. Menurutnya, peredarannya berlangsung terbuka dan terkesan tanpa rasa khawatir terhadap penindakan aparat.

“Ini bukan lagi soal satu-dua bungkus rokok ilegal. Peredarannya sudah sistematis, masif, dan terbuka. Hampir di setiap wilayah ada. Kalau situasi ini terus dibiarkan, masyarakat tentu bertanya, di mana pengawasan Bea Cukai?” kata Rival kepada wartawan dilansir, Jumat (19/6/2026).

Ia menilai dominasi rokok ilegal merek Manchester di sejumlah wilayah mengindikasikan adanya rantai distribusi yang kuat dan terorganisasi. Menurutnya, sulit membayangkan produk tanpa pita cukai dapat beredar luas hingga tingkat warung tanpa adanya celah dalam sistem pengawasan.

Baca juga:Dugaan Penganiayaan Anak di Batam, Korban Dirawat dan Terduga Pelaku Diperiksa Polisi

Rival menegaskan bahwa Batam memiliki posisi strategis sebagai pintu keluar-masuk barang. Karena itu, pengawasan terhadap barang kena cukai semestinya menjadi prioritas utama aparat terkait.

Anggota DPRD Kota Batam Rival Pribadi. Foto:Istimewa

“Kalau rokok ilegal bisa masuk dan tersebar sampai ke warung-warung kecil, berarti ada persoalan serius dari hulu sampai hilir. Jalur masuknya harus ditelusuri, termasuk pemasok dan distributornya,” ujarnya.

Menurut Rival, dampak peredaran rokok ilegal tidak hanya menyangkut pelanggaran aturan, tetapi juga berpotensi menggerus penerimaan negara dari sektor cukai dan pajak.

Di sisi lain, keberadaan produk ilegal dengan harga lebih murah dinilai menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat. Pedagang dan distributor rokok legal yang memenuhi kewajiban cukai justru berada pada posisi yang dirugikan.

“Pelaku usaha yang patuh membayar bea kalah bersaing dengan produk ilegal yang dijual jauh lebih murah. Ini merusak iklim usaha yang sehat,” katanya.

Rival mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai agar tidak berhenti pada operasi penertiban sesaat. Ia meminta aparat membongkar jaringan distribusi hingga mengungkap aktor utama yang berada di balik peredaran rokok ilegal tersebut.

Menurutnya, penindakan yang hanya menyasar pedagang kecil tidak akan menyelesaikan persoalan jika sumber pasokan tetap bebas beroperasi.

“Publik ingin melihat tindakan nyata, bukan sekadar operasi seremonial. Jika memang serius, bongkar sampai ke akar. Siapa pemain besarnya? Itu yang harus diungkap,” tegasnya.

Maraknya peredaran rokok ilegal, khususnya merek Manchester, kini menjadi tantangan serius bagi otoritas pengawasan dan aparat penegak hukum di Batam.

Tanpa langkah yang konsisten dan menyentuh jaringan utama distribusi, peredaran rokok ilegal dikhawatirkan akan terus meluas di tengah masyarakat.

Baca juga:Polda Kepri Tangkap 4 Pengedar Narkoba, Sita 200 Gram Sabu dan 5 Kg Ganja di Batam

Editor:Zalfirega 

Berita Terkait

Kapolda Kepri Raih Runner-up Kompolnas Awards 2026, Polsek Meral Masuk 5 Besar Nasional
Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi
Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Kepri Raih Runner-up Kompolnas Awards 2026, Polsek Meral Masuk 5 Besar Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Kamis, 17 September 2026 - 23:23 WIB

Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Berita Terbaru