Viral Cekcok Parkir di Jembatan II Barelang, Warga Pertanyakan Legalitas Pungutan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para pihak terlibat adu argumen di Jembatan II Barelang beberapa hari lalu. Foto:Istimewa

Para pihak terlibat adu argumen di Jembatan II Barelang beberapa hari lalu. Foto:Istimewa

59 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM — Pungutan parkir Rp5.000 di kawasan Jembatan II Barelang, Batam, kembali menjadi sorotan setelah video perselisihan antara pengunjung dan pria yang disebut sebagai petugas parkir viral di media sosial.

Dilihat dari rekaman video beredar, peristiwa yang disebut terjadi pada Senin (17/8/2026), nyaris berujung baku hantam setelah pengunjung mempertanyakan dasar dan legalitas pungutan parkir yang diminta kepadanya.

Keributan bermula ketika seorang pengunjung tengah menikmati suasana di kawasan Jembatan II Barelang. Tak lama kemudian, seorang pria yang disebut sebagai petugas parkir datang dan meminta uang parkir sebesar Rp5.000.

Pengunjung tersebut kemudian mempertanyakan dasar pungutan tersebut. Pertanyaan itu memicu ketegangan hingga pria yang disebut sebagai petugas parkir memanggil seorang pria lain.

Baca juga:HUT ke-81 RI, OJK Kepri Dorong Kredit Perbankan Perkuat Investasi dan Kesejahteraan Masyarakat

Pria yang mengenakan pakaian singlet itu datang menggunakan sepeda motor bernomor polisi BP 3978 OR. Keduanya kemudian terlibat adu mulut dengan pengunjung.

Situasi semakin panas. Dalam video yang beredar, kedua pihak terlihat saling berhadapan dan sempat terjadi aksi saling dorong.

Keributan tersebut akhirnya tidak berlanjut menjadi perkelahian setelah pria yang mengenakan singlet meninggalkan lokasi.

Pria yang disebut sebagai petugas parkir terlihat marah ketika pengunjung kembali mempertanyakan pungutan tersebut. Mereka berdalih berada di kawasan Jembatan II Barelang untuk menjaga keamanan pengunjung.

Mereka juga mengklaim sebagai warga setempat sehingga merasa memiliki hak melakukan pungutan parkir di lokasi tersebut.

Video perselisihan itu kemudian menyebar di media sosial dan memancing beragam tanggapan dari masyarakat. Persoalan tersebut kembali memunculkan pertanyaan mengenai status pungutan parkir di kawasan Jembatan II Barelang.

Masyarakat mempertanyakan siapa pihak yang berwenang mengelola parkir, berapa tarif resmi yang berlaku serta apakah pengunjung mendapatkan karcis sebagai bukti pembayaran.

Andriani, salah seorang warga, mengatakan pemerintah dan instansi terkait perlu memberikan kejelasan mengenai aturan parkir di kawasan Jembatan II Barelang.

Jika kendaraan memang tidak diperbolehkan parkir di atas jembatan, menurutnya, pemerintah sebaiknya menempatkan petugas resmi untuk mengatur dan mencegah kendaraan berhenti di lokasi tersebut.

“Kalau memang tidak boleh parkir di atas jembatan, sebaiknya tempatkan petugas resmi dan berwenang di sana agar tidak ada yang parkir. Begitu juga kalau memang legal, petugas parkir harus dilengkapi karcis, seragam dan identitas lainnya,” ujar Andriani.

Kapolsek Bulang Ipda Jafri Aziz saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian yang terekam dalam video dan beredar di media sosial tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan tim Cyber Polda Kepri untuk melacak pihak-pihak yang terlibat dalam video viral tersebut.

“Langkah tersebut diharapkan dapat mengungkap secara jelas duduk perkara sekaligus menjadi bahan tindak lanjut bagi instansi terkait agar persoalan pungutan parkir di Jembatan II Barelang tidak kembali memicu keresahan maupun keributan di tengah masyarakat,”.

Dengan adanya penelusuran tersebut, polisi kini berupaya memastikan pihak-pihak yang terlibat dalam perselisihan serta konteks kejadian yang terekam dalam video.

Sementara itu, persoalan mengenai legalitas pungutan parkir di kawasan Jembatan II Barelang masih menjadi perhatian masyarakat.

Kejelasan mengenai kewenangan, tarif dan bukti pembayaran dinilai penting agar pengunjung tidak kembali terlibat perselisihan saat diminta membayar parkir.

Baca juga:BAE Bidik 5 Persen Pasar Global MRO Mesin Pesawat, Investasi di Batam Capai Rp1,7 Triliun

Editor:Miezon 

Berita Terkait

Viral Kabel Lampu Sorot Jembatan I Barelang Dicuri, Polisi Tangkap Dua Pelaku
Jambret Viral di Nongsa Terungkap, Polisi Tangkap Satu Pelaku dan Buru Rekannya
Hoaks Pocong Berparang Resahkan Warga Batu Aji, Polisi Ungkap Video Rekayasa AI Buatan Anak di Bawah Umur
Pemuda di Batam Rekayasa Begal demi Balikan dengan Pacar, Polisi: Luka Disayat Sendiri
DPRD Batam Soroti Viral Dugaan Penolakan Pasien Anak, PT Kimia Farma Diagnostika Minta Maaf
Kapolsek Batu Aji Bongkar Fakta Viral Ngaku Dibegal di Temiang, Pemuda Ini Minta Maaf: Ternyata Hanya Perkelahian di Sei Lekop
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Ditilang Usai Naik Moge Tanpa Helm 
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Gas 3 Kg di Batu Aji, Korban Pilih Damai

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Viral Cekcok Parkir di Jembatan II Barelang, Warga Pertanyakan Legalitas Pungutan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Viral Kabel Lampu Sorot Jembatan I Barelang Dicuri, Polisi Tangkap Dua Pelaku

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:07 WIB

Jambret Viral di Nongsa Terungkap, Polisi Tangkap Satu Pelaku dan Buru Rekannya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:53 WIB

Hoaks Pocong Berparang Resahkan Warga Batu Aji, Polisi Ungkap Video Rekayasa AI Buatan Anak di Bawah Umur

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:19 WIB

Pemuda di Batam Rekayasa Begal demi Balikan dengan Pacar, Polisi: Luka Disayat Sendiri

Berita Terbaru