Mesin Penyedot Debu Rusak, Pekerja Packing Semen Andalas Bertaruh Nyawa Cari Sesuap Nasi

Rabu, 5 Juni 2024 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerja di dalam ruangan packing semen Solusi Bangun Andalas di daerah Batuampar Kota Batam, mesin penyedot debu rusak, ruang kerja dipenuhi debu tebal. Matapedia6.com/ Istimewa

Pekerja di dalam ruangan packing semen Solusi Bangun Andalas di daerah Batuampar Kota Batam, mesin penyedot debu rusak, ruang kerja dipenuhi debu tebal. Matapedia6.com/ Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Miris dan sangat memprihatinkan, bertaruh nyawa hanya untuk mencari sesuap nasi. Inilah kata-kata yang tepat terhadap apa yang dirasakan oleh belasan karyawan pengepakan atau pembungkusan semen Solusi Bangun Andalas yang ada di Batuampar Kota Batam.

Video kondisi tempat kerja dimana debu cukup banyak viral di media sosial yang ada di Kota Batam baru-baru ini.

Para pekerja terlihat beraktifitas di dalam ruangan yang penuh dengan debu, bahkan saking tebalnya debu semen yang di dalam ruang tersebut jarak pandang sangat terbatas.

Dalam video yang beredar karyawan yang ada dalam ruangan mengatakan mesin menyedot debu rusak. “Ah gini lah kerjanya, debunya ehh,” katanya.

“Debu debu, bocor-bocor, semangat semangat,” kata Karyawan.

Sementara informasi yang dikembangkan di lapangan dari pekerja yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan kejadian tersebut sudah berlangsung lama.

“Kita sudah sering sampaikan kepada pimpinan di Batam, tetapi tidak ada respon, bahkan sampai saat ini belum ada tindakan perbaikan,” katanya.

Sementara diketahui untuk pengepakan semen Solusi Bangun Andalas atau semen andalas di Batam di kelola oleh PT Rajawali.

Media ini masih berusaha meminta konfirmasi dari pihak perusahaan mengenai pengelolaan packing semen andalas di Batam. Media ini juga belum dapat konfirmasi resmi dari perusahaan.

Sementara mengenai kejadian tersebut Kadisnaker Kota Batam Rudi Syakyakirti yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya belum mendapat informasi mengenai kondisi tersebut.

“Kita baru tau dari video yang beredar di media sosial,” terangnya.

Dia menjelaskan pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan survei ke lapangan untuk memastikan kondisi tersebut.

“Kita akan segera turun ke lapangan, kita belum bisa kasih komentar,” kata Rudi.

Di tempat terpisah Anggota Komisi III DPRD Kota Batam Tumbur Hutasoit yang dikonfirmasi sangat menyayangkan kondisi tersebut.

“Ini tempat kerja sudah tidak manusiawi. Kita harap para pengusaha tidak hanya mau untung, tetapi harus memikirkan karyawan, terutama kesehatan karyawan,” katanya.

Tumbur meminta agar membuat laporan ke DPRD Kota Batam, agar dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP). “Informasi ini akan kita tampung, nanti kita akan sampaikan dalam rapat komisi,” kata Tumbur.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Maizon

Berita Terkait

Hoaks Pocong Berparang Resahkan Warga Batu Aji, Polisi Ungkap Video Rekayasa AI Buatan Anak di Bawah Umur
Pemuda di Batam Rekayasa Begal demi Balikan dengan Pacar, Polisi: Luka Disayat Sendiri
DPRD Batam Soroti Viral Dugaan Penolakan Pasien Anak, PT Kimia Farma Diagnostika Minta Maaf
Kapolsek Batu Aji Bongkar Fakta Viral Ngaku Dibegal di Temiang, Pemuda Ini Minta Maaf: Ternyata Hanya Perkelahian di Sei Lekop
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Ditilang Usai Naik Moge Tanpa Helm 
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Gas 3 Kg di Batu Aji, Korban Pilih Damai
Imigrasi Batam Klarifikasi Dugaan Pungli Wisman, Pemeriksaan Internal Berlangsung
Tinjau Gudang Bulog Batam, Nyanyang Haris Pratamura Pastikan Stok Sembako Aman hingga Lebaran

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:53 WIB

Hoaks Pocong Berparang Resahkan Warga Batu Aji, Polisi Ungkap Video Rekayasa AI Buatan Anak di Bawah Umur

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:19 WIB

Pemuda di Batam Rekayasa Begal demi Balikan dengan Pacar, Polisi: Luka Disayat Sendiri

Senin, 25 Mei 2026 - 19:28 WIB

DPRD Batam Soroti Viral Dugaan Penolakan Pasien Anak, PT Kimia Farma Diagnostika Minta Maaf

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:48 WIB

Kapolsek Batu Aji Bongkar Fakta Viral Ngaku Dibegal di Temiang, Pemuda Ini Minta Maaf: Ternyata Hanya Perkelahian di Sei Lekop

Senin, 11 Mei 2026 - 21:52 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Ditilang Usai Naik Moge Tanpa Helm 

Berita Terbaru