Dua Bulan Polda Kepri Ungkap 19 Kasus Peredaran Narkotika Sita 13,4 Kg Sabu

Rabu, 31 Juli 2024 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Direktur Reserse narkoba (Wadir resnarkoba) Polda Kepri AKBP Tidar Wulung Dahono saat memberikan keterangan pengungkapan kasus narkotika di Kepri, Selasa (30/7/2024) Matapedia6.com/ Luci

Wakil Direktur Reserse narkoba (Wadir resnarkoba) Polda Kepri AKBP Tidar Wulung Dahono saat memberikan keterangan pengungkapan kasus narkotika di Kepri, Selasa (30/7/2024) Matapedia6.com/ Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Dalam kurun waktu dua bulan yakni Juni -Juli 2024. Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri mengungkap 19 kasus peredaran narkotika di Kepri dan mengamankan 25 tersangka dengan barang bukti 13.423,64 gram sabu, 1.038,32 gram ganja kering, 34 butir ekstasi, dan 0,30 gram LSD.

Kasus terbaru pengungkapan narkotika di Kepri yakni penumpang Pelni KM Bukit Raya bernama Muniri dari Bintan tujuan Surabaya ditangkap di pelabuhan Pelni Terempa Anambas.

Muniri ditangkap Satres Narkoba Polres Anambas bersama dengan jajaran Ditresnarkoba Polda Kepri dengan barang bukti berupa 6.219 gram atau setara 6.2 kg narkotika jenis sabu.

Wakil Direktur Reserse narkoba (Wadir resnarkoba) Polda Kepri AKBP Tidar Wulung Dahono menerangkan dari 19 kasus peredaran narkotika yang berhasil diungkap, ada lima kasus yang sangat menonjol.

Lima kasus yang disebut menonjol karena barang bukti yang berhasil diamankan cukup banyak.

Tidar menjelaskan kronologis dan runtutan pengungkapan lima kasus menonjol peredaran narkoba di Kepri, dimana kasus pertama diungkap oleh Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri dengan tersangka Herli Razali alias Herli bin Juliono, ditangkap di pinggir pantai Nongsa Bahagia, Batam, dengan barang bukti berupa 4.986 gram sabu.

Kasus kedua diungkap oleh Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri dengan tersangka Wahyu Azmi alias Wahyu bin Hasanuddin, ditangkap di rumahnya di Paya Manggis, Tanjung Balai Karimun, dengan barang bukti 134,09 gram sabu.

Kasus ketiga yakni Joni Candra, Hendra Kurniawan, dan Triantoko, ditangkap di dua lokasi berbeda di Batam dengan barang bukti 1.016,55 gram sabu.

Kasus keempat merupakan hasil investigasi bersama antara Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri dan Satres Narkoba Polres Anambas dengan tersangka Ahmad Muniri, ditangkap di KM Bukit Raya, Pelabuhan Pelni Tarempa, Anambas, dengan barang bukti 6.219 gram sabu.

Kasus kelima melibatkan investigasi bersama antara Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri, Bea Cukai, dan AVSEC Bandara Hang Nadim Batam, dengan tiga tersangka yaitu Zulkifli alias Si Jul bin Muhammad Ali, Saiful alias Nyak bin Maimun Ali, dan Suratmin alias Amin bin Walijo ditangkap di Bandara Hang Nadim, Batam, dengan barang bukti 956,75 gram sabu.

Sementara kata Tidar untuk beberapa lokasi penangkapan di antaranya berada di Hotel Bintan Beach Resort, Kantor Pos Batam Center, Bandara Hang Nadim, dan homestay Green Baloi di Batam.

Tidar Wulung Dahono menegaskan komitmen Polda Kepri dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah Kepulauan Riau.

“Harapan kita tindakan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku tindak pidana narkotika serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba,” katanya.

Sementara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan paling singkat 5 tahun.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon.

Berita Terkait

Sidang Dju Seng Hadirkan Ahli Kehutanan, Soroti Kondisi Kawasan Tanjung Gundap
Sidang Dugaan Pembunuhan Calon LC di Batam, Saksi Ungkap Pembongkaran CCTV di Lokasi Kejadian
Polisi Tangkap Jambret yang Sasar Warga Hendak Hadiri Pesta di Sungai Beduk
Polsek Bengkong Gerak Cepat Jemput Terduga Pelaku Pencurian Usia Ditangkap Warga
Tiga Pencuri Ponsel Mahasiswi di Batam Dibekuk dalam Hitungan Jam, iPhone Korban Berhasil Diselamatkan
Sidang Kasus Pembunuhan Calon LC di PN Batam Berlanjut, Jaksa Hadirkan Enam Saksi
Polresta Barelang Bongkar 12 Kasus Narkotika Saat Libur Iduladha, 12 Tersangka Diamankan
Komplotan Pencuri HP Beraksi di Rajawali, Modus Isi BBM dan Belanja di Toko 24 Jam

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Sidang Dju Seng Hadirkan Ahli Kehutanan, Soroti Kondisi Kawasan Tanjung Gundap

Senin, 15 Juni 2026 - 20:21 WIB

Sidang Dugaan Pembunuhan Calon LC di Batam, Saksi Ungkap Pembongkaran CCTV di Lokasi Kejadian

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:28 WIB

Polisi Tangkap Jambret yang Sasar Warga Hendak Hadiri Pesta di Sungai Beduk

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:38 WIB

Polsek Bengkong Gerak Cepat Jemput Terduga Pelaku Pencurian Usia Ditangkap Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:19 WIB

Tiga Pencuri Ponsel Mahasiswi di Batam Dibekuk dalam Hitungan Jam, iPhone Korban Berhasil Diselamatkan

Berita Terbaru

General Manager MaxOne Hotel Batam, Dian,  saat Media Gathering di 1.1 Dining & Lounge Restaurant MaxOne Batam bersama wartawan, Jumat (19/6/2026). Foto:Rega/matapedia

Kuliner Wisata

MaxOne Batam Hotel Bidik Pasar Kuliner dan Small Meeting

Jumat, 19 Jun 2026 - 21:48 WIB