Li Claudia: Penanganan Banjir Jadi Prioritas, Inventarisasi Aset Pemerintah Batam Diperlukan

Minggu, 23 Maret 2025 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia. Foto:Dok/BP

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia. Foto:Dok/BP

MATAPEDIA6.com, BATAM – Penanganan banjir dan inventarisasi aset milik pemerintah kota Batam menjadi prioritas utama Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa penanganan banjir menjadi fokus utama setelah dampak banjir yang melanda beberapa wilayah di Batam dalam sepekan terakhir.

“Inventarisasi aset pemerintah segera dilakukan untuk memastikan alat berat dan sumber daya digunakan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya pada Minggu (23/3/2025).

Li menyebut, banjir yang melanda beberapa wilayah Batam mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian, sehingga penanganan yang serius sangat dibutuhkan.

“Perlu identifikasi faktor penyebab, seperti kondisi drainase yang buruk, serta program pemeliharaan lingkungan berkelanjutan,” sebutnya.

Li yang juga Wakil Walikota Batam itu menekankan pentingnya kerjasama antar pihak terkait untuk mengatasi masalah banjir.

“Kita harus segera menangani banjir ini, dan jika ada pihak yang menghalangi, kami akan bertindak tegas,” tutupnya.***

Cek berita artikel lainnya di Google News

Berita Terkait

OJK Catat IHSG Terkoreksi 41,52 Persen, Kredit Investasi Tumbuh 23,20 Persen
32,7 Juta Investor Jadi Modal Pasar Modal Indonesia, BEI Genjot Edukasi
OJK Sanksi Tiga Kasus Pelanggaran Pasar Modal, Manipulasi Saham PANR Raup Keuntungan Ilegal Rp5 Miliar
OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar
Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030
Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:07 WIB

OJK Catat IHSG Terkoreksi 41,52 Persen, Kredit Investasi Tumbuh 23,20 Persen

Rabu, 4 November 2026 - 11:34 WIB

OJK Sanksi Tiga Kasus Pelanggaran Pasar Modal, Manipulasi Saham PANR Raup Keuntungan Ilegal Rp5 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 19:54 WIB

OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar

Minggu, 1 November 2026 - 11:06 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Berita Terbaru