Mahasiswa yang Terjebak Akibat Gunung Merapi Erupsi

Selasa, 5 Desember 2023 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkpan layar milik warga pada Minggu (3/12/2023). Foto;iIst

Tangkpan layar milik warga pada Minggu (3/12/2023). Foto;iIst

MATAPEDIA6.com, PADANG– Gunung Merapi di  Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah datar, Sumatera Barat kembali erupsi pada Minggu (3/12/2023) hari ini.

Video warga beredar luas di jejaring media sosial. Salah satu mahasiswi bernama Zhafirah Zahrim Febrina (19 tahun), mahasiswi Politeknik Negeri Padang, mengirimkan video ke ibunya.

“Ibu, tolong,” kata Zhafirah melalui video itu.

Video ini pun dibenarkan oleh orang tua Zhafirah. Saat ini, anaknya masih belum turun.

“Itu dia WhatsApp, dia tidak kuat lagi katanya,” ujar Rani dikutip dari kumparan, Minggu (3/12/2023).

Diketahui Zhafirah mendaki bersama teman-teman kampusnya sejak Jumat (1/12).

Rencananya, akan turun Minggu (3/12). Menurut Rani, barang-barang anaknya telah hilang. Video kondisinya dikirim melalui handphone orang yang ditemukan.

“Barang dia hilang semuanya, jadi ada handphone orang dapat sama dia. Ada sinyal dan bisa dibuka handphonenya (dikirim kondisinya),” imbuhnya.

Rani menyebut tangan anaknya patah dan tubuh dipenuhi abu vulkanik.

“Tangannya patah, luka-luka. Tidak kuat lagi katanya,” kata Rani.

Menurut data Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, jumlah pendaki yang terdata dari sistem booking online dan yang telah check-in di pintu masuk Batu Palano berjumlah 57 orang.

Sedangkan dari pintu masuk Koto Baru berjumlah 13 orang. Hingga pukul 16.55 WIB, Minggu (3/12), pendaki yang naik dari Koto Baru sudah turun semuanya dengan jumlah 13 orang.

Sedangkan dari Batu Palano yang turun baru terpantau berjumlah 15 orang. Pihak BKSDA Sumbar serta masyarakat nagari Batu Palano dan Koto Baru sedang berusaha mengevakuasi dan menghubungi para pendaki.

Penulis:Redaksi

Berita Terkait

Hoaks Pocong Berparang Resahkan Warga Batu Aji, Polisi Ungkap Video Rekayasa AI Buatan Anak di Bawah Umur
Pemuda di Batam Rekayasa Begal demi Balikan dengan Pacar, Polisi: Luka Disayat Sendiri
DPRD Batam Soroti Viral Dugaan Penolakan Pasien Anak, PT Kimia Farma Diagnostika Minta Maaf
Kapolsek Batu Aji Bongkar Fakta Viral Ngaku Dibegal di Temiang, Pemuda Ini Minta Maaf: Ternyata Hanya Perkelahian di Sei Lekop
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Ditilang Usai Naik Moge Tanpa Helm 
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Gas 3 Kg di Batu Aji, Korban Pilih Damai
Imigrasi Batam Klarifikasi Dugaan Pungli Wisman, Pemeriksaan Internal Berlangsung
Tinjau Gudang Bulog Batam, Nyanyang Haris Pratamura Pastikan Stok Sembako Aman hingga Lebaran

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:53 WIB

Hoaks Pocong Berparang Resahkan Warga Batu Aji, Polisi Ungkap Video Rekayasa AI Buatan Anak di Bawah Umur

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:19 WIB

Pemuda di Batam Rekayasa Begal demi Balikan dengan Pacar, Polisi: Luka Disayat Sendiri

Senin, 25 Mei 2026 - 19:28 WIB

DPRD Batam Soroti Viral Dugaan Penolakan Pasien Anak, PT Kimia Farma Diagnostika Minta Maaf

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:48 WIB

Kapolsek Batu Aji Bongkar Fakta Viral Ngaku Dibegal di Temiang, Pemuda Ini Minta Maaf: Ternyata Hanya Perkelahian di Sei Lekop

Senin, 11 Mei 2026 - 21:52 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Ditilang Usai Naik Moge Tanpa Helm 

Berita Terbaru