Polda Kepri Razia Simpang Dam, 22 Warga Ditangkap Positif Narkotika

Minggu, 31 Maret 2024 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Dony Alexander, saat memberikan arahan kepada warga yang ditangkap di Simpang Dam karena terbukti positif menggunakan narkotika, Sabtu (30/3/2024). Matapedia6.com/Dok Humas Polda

Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Dony Alexander, saat memberikan arahan kepada warga yang ditangkap di Simpang Dam karena terbukti positif menggunakan narkotika, Sabtu (30/3/2024). Matapedia6.com/Dok Humas Polda

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau mengelar razia di Simpang Dam Muka Kuning, Kota Batam, Provinsi Kepri beberapa hari lalu.

Dalam razia tersebut 22 orang warga ditangkap positif narkotika, Polisi juga mengamankan bong sabu, timbangan dan juga senjata tajam.

Razia yang dilakukan di Simpang Dam dalam rangka Operasi Antik Seligi 2024, upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Sabtu (30/3/2024).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Dony Alexander didampingi Wadir Resnarkoba Polda Kepri AKBP Tidar Wulung Dahono, dan pejabat Ditresnarkoba Polda Kepri.

Dony Alexander mengatakan Operasi Antik Seligi 2024 akan dilaksanakan hingga 2 April 2024, operasi ini akan fokus pada beberapa aspek, antara lain Penindakan terhadap jaringan pengedar narkoba.

Polda Kepri menargetkan jaringan pengedar narkoba di wilayah Kepulauan Riau, baik skala kecil maupun besar.

Selain itu dalam operasi ini juga dilaksanakan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat, di berbagai tempat, seperti, lingkungan tempat tinggal, dan tempat-tempat umum lainnya serta Pembentukan relawan anti narkoba.

“Masyarakat akan dilibatkan dalam upaya P4GN melalui pembentukan relawan anti narkoba di berbagai daerah di Kepulauan Riau,” kata Dony Alexander.

Sementara saat razia Simpang Dam Muka Kuning dan beberapa hotel, terdapat 22 orang yang terindikasi positif menggunakan narkoba, dimana dari 22 orang yang ditangkap 18 laki-laki dan 4 orang perempuan.

“Kita juga mengamankan barang bukti berupa bong sabu, senjata tajam, timbangan, dan hasil tes urine positif,” kata Dony Alexander.

Dony menegaskan pihaknya tidak akan main-main dengan narkotika dan akan terus berupaya untuk memberantas peredaran Narkotika di Provinsi Kepri.

“Narkoba adalah musuh bersama, dan kami tidak akan toleransi terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kepulauan Riau,” tegas Dony Alexander.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan
PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026
Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara
Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap
Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam
Pembacokan di PJB Sagulung, Korban Terjebak di Drainase dan Pelaku Masih Diburu Polisi 
Polisi Tangkap 2 Pria, Diduga Aniaya Pekerja Proyek di Sagulung Batam karena Persoalan Gaji
Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:57 WIB

PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam

Berita Terbaru