Telkom Dinobatkan Sebagai The Most Outstanding BUMN Learning dalam Ajang BUMN Learning Festival 2024

Jumat, 18 Oktober 2024 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata memberikan sambutan dalam acara puncak BUMN Learning Festival 2024. Telkom dinobatkan sebagai The Most Outstanding BUMN Learning. Foto:Telkom

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata memberikan sambutan dalam acara puncak BUMN Learning Festival 2024. Telkom dinobatkan sebagai The Most Outstanding BUMN Learning. Foto:Telkom

MATAPEDIA6.com, JAKARTA– PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sukses memborong lima penghargaan untuk kategori perusahaan dan individu dalam acara puncak “BUMN Learning Festival 2024” di Menara BTN, Jakarta (15/10).

Telkom dinobatkan sebagai “The Most Outstanding BUMN Learning dalam Super Learner Award” kategori perusahaan dan Juara Favorit Video “AKHLAK in Kaleidoscope: 4 Years of Solid Transformation.”

Untuk kategori individu, Telkom meraih Juara 1 Video “A Day in My Life With AKHLAK” oleh Galuh Putri Pangesthi serta Juara 1 dan 2 “LinkedIn Activist dalam LinkedIn Competition” oleh Muhammad Taufiq Asmara dan Richard Alberto.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata dalam sambutannya membahas tiga hal, yakni learning as a culture, aligning antara learning dengan dunia kerja, dan komitmen Kementerian BUMN.

Ia juga mengungkapkan bahwa “BUMN Learning Festival” ini adalah selebrasi dari bagaimana learning menjadi sebuah budaya.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Human Capital Management Telkom Afriwandi mengatakan penghargaan ini merupakan pengakuan terhadap kontribusi seluruh insan TelkomGroup.

“Konsisten mengimplementasikan budaya belajar dan inovasi dengan berpegang pada Core Values AKHLAK dan pendekatan konsep Work Life Harmony.” ujarnya, dalam keterangan pada Jumat (18/10/2024).

Budaya belajar dan inovasi sudah lama diterapkan di lingkungan TelkomGroup. Secara umum, Telkom mendorong budaya belajar dan inovasi karyawan melalui tiga metode pembelajaran, yaitu sosial, formal, dan experiential learning, yang melahirkan berbagai inovasi, kolaborasi, dan perbaikan berkelanjutan.

Formal Learning adalah metode belajar yang membangun kompetensi melalui sesi yang terstruktur, tantangan lintas departemen, dan diskusi dengan para expert.

Experiential Learning fokus mendorong karyawan untuk mengimplementasikan keahlian yang dimiliki di dunia kerja, seperti Hack Idea, Telkom Athon, Knowledge Fusion Challenge, dan Leaders Talk Value.

Sementara itu, Social Learning adalah metode belajar yang mendorong karyawan untuk berkolaborasi melalui coaching dan counseling.

“Tantangan industri ke depan akan semakin besar sehingga perusahaan dan seluruh karyawan harus meningkatkan kapabilitas agar mampu bertahan dan beradaptasi. Dengan semangat terus belajar dan mengembangkan diri, kami optimis insan TelkomGroup mampu membawa Telkom untuk tumbuh positif berkelanjutan ke depannya,” tutup Afriwandi.

“BUMN Learning Festival 2024” merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama dengan Forum Human Capital Indonesia (FHCI) dan BUMN School of Excellence (BSE).

Dengan mengusung tema “Building Sustainable Learning Culture”, “BUMN Learning Festival 2024” bertujuan untuk menumbuhkan keinginan dan kebutuhan belajar dari seluruh Insan BUMN guna peningkatan kompetensi yang akan bermanfaat bagi karyawan dan Perusahaan BUMN.

Baca juga:Telkom Boyong 3 Penghargaan dalam Anugerah Media Humas 2024

Cek berita artikel lainnya di Google News 

Editor:Redaksi

Berita Terkait

OJK Catat IHSG Terkoreksi 41,52 Persen, Kredit Investasi Tumbuh 23,20 Persen
32,7 Juta Investor Jadi Modal Pasar Modal Indonesia, BEI Genjot Edukasi
OJK Sanksi Tiga Kasus Pelanggaran Pasar Modal, Manipulasi Saham PANR Raup Keuntungan Ilegal Rp5 Miliar
OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar
Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030
Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:07 WIB

OJK Catat IHSG Terkoreksi 41,52 Persen, Kredit Investasi Tumbuh 23,20 Persen

Rabu, 4 November 2026 - 11:34 WIB

OJK Sanksi Tiga Kasus Pelanggaran Pasar Modal, Manipulasi Saham PANR Raup Keuntungan Ilegal Rp5 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 19:54 WIB

OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar

Minggu, 1 November 2026 - 11:06 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Berita Terbaru