Polisi Ungkap Penganiayaan Berhari-hari Berujung Maut dari Kejanggalan di IGD, Empat Pelaku Diciduk

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah tengah menunjukkan barang bukti saat jumpa pers kasus penganiayaan calon LC, Senin (1/12/2025). Foto:dok/Humas Polresta Barelang

Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah tengah menunjukkan barang bukti saat jumpa pers kasus penganiayaan calon LC, Senin (1/12/2025). Foto:dok/Humas Polresta Barelang

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kepolisian Sektor (Polsek) Batu Ampar mengungkap kasus penganiayaan brutal yang menewaskan seorang wanita di Batu Ampar.

Empat pelaku kini ditahan setelah penyidik menelusuri kejanggalan laporan dan kondisi korban yang dibawa ke IGD tanpa identitas jelas, Jumat (28/11) malam.

Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah menjelaskan, kronologi kejadian korban berinisial DP (25) karyawan swasta asal Baloi Kolam, dinyatakan meninggal setibanya di Rumah Sakit Elisabet Sei Lekop pada pukul 00.30 WIB, Sabtu (29/11).

“Kecurigaan muncul ketika seorang petugas keamanan melihat empat orang membawa korban dalam kondisi penuh luka tanpa penjelasan yang meyakinkan,” ujarnya dalam konferensi pers pada wartawan, Senin (1/12/2025).

Laporan cepat itu menjadi pintu masuk polisi mengurai rangkaian kekerasan sadis yang terjadi selama tiga hari. Ia menyebut, penyidik bergerak cepat menelusuri keterangan para pengantar.

Baca juga: Si Amru, Terobosan Polsek Batu Ampar Kawal Murid Pulang Sekolah dan Perkuat Keamanan Warga

“Hasilnya mengarah pada empat tersangka: WL alias Koko (28) sebagai pelaku utama, AIN alias Mami (36), PE alias Papi Tama (23), dan S alias Papi Charles (25). Mereka terbukti menganiaya korban sejak 25 hingga 27 November,” katanya.

Motif bermula dari rekaman video rekayasa buatan AIN yang memicu kemarahan WL. Kekerasan kemudian berlangsung berulang.

Korban dipukul, ditendang, dicambuk kayu dan sapu lidi, serta disemprot air ke wajah saat tangan dan kakinya terikat lakban serta borgol. Pada 28 November siang, korban tidak lagi bergerak.

Alih-alih melapor, WL memerintahkan pasangannya memanggil bidan. Setelah dinyatakan meninggal, WL tetap memaksa mencoba resusitasi dengan membeli tabung oksigen.

Ketika upaya itu gagal, mereka berusaha menghilangkan jejak: melepas CCTV, membungkus jenazah, membawa korban jauh dari lokasi, bahkan mendaftarkan korban sebagai “Mr. X”.

Polisi kemudian menyita 18 barang bukti, termasuk memory card CCTV, lakban, borgol, kayu, sapu lidi, flashdisk berisi rekaman kekerasan, tabung oksigen, hingga kendaraan yang dipakai mengangkut korban.

“Kami pastikan seluruh pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polsek Batu Ampar berkomitmen mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan transparan,” tegas Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah.

Kini, empat tersangka dijerat Pasal 340 KUHP jo 338 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Baca juga:Rawan Kriminalitas, Polresta Barelang Fokuskan Patroli Cipkon di Wilayah Batam Kota

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Polresta Jambi Musnahkan Barang Bukti Narkoba Awal 2026, 38 Tersangka Diamankan
Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot
Digerebek di Kamar Kos, Pria 46 Tahun Diduga Cabuli Keponakan di Sagulung
Polsek Sagulung Ringkus Pencuri Motor di Tembesi, Residivis Beraksi Saat Warga Gotong Royong
Polsek Sagulung Bongkar Eksploitasi Anak di Dua Hotel, Dua Pelaku Ditangkap
Wanita di Batam Jadi Tersangka Penggelapan Mobil Rental, Sewa Kendaraan Lalu Digadaikan
Polsek Sagulung Ungkap Kasus Cabul Anak, Terduga Ayah Angkat Diamankan
Laporan 110, Polisi Bubarkan Dugaan Balap Liar di Akses Bandara Batam

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:15 WIB

Polresta Jambi Musnahkan Barang Bukti Narkoba Awal 2026, 38 Tersangka Diamankan

Senin, 4 Mei 2026 - 20:44 WIB

Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot

Kamis, 30 April 2026 - 14:37 WIB

Digerebek di Kamar Kos, Pria 46 Tahun Diduga Cabuli Keponakan di Sagulung

Rabu, 29 April 2026 - 12:37 WIB

Polsek Sagulung Ringkus Pencuri Motor di Tembesi, Residivis Beraksi Saat Warga Gotong Royong

Senin, 27 April 2026 - 21:19 WIB

Polsek Sagulung Bongkar Eksploitasi Anak di Dua Hotel, Dua Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru