Kapal Meledak di Tambelan Bintan, Seorang Pria Alami Luka Bakar Serius

Selasa, 1 April 2025 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Tambelan saat melihat kondisi pompong yang meledak di di perairan Lingkar Laut, RT 004, RW 002, Desa Hilir, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepri, Selasa (1/4/2025). Matapedia6.com/ Dok Polsek

Anggota Polsek Tambelan saat melihat kondisi pompong yang meledak di di perairan Lingkar Laut, RT 004, RW 002, Desa Hilir, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepri, Selasa (1/4/2025). Matapedia6.com/ Dok Polsek

MATAPEDIA6.com, BINTAN – Kapal kecil jenis pompong bernama lambung Fajar mengalami ledakan hebat di perairan Lingkar Laut, RT 004, RW 002, Desa Hilir, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepri, Selasa (1/4/2025) sekitar pukul 06.45 WIB.

Ledakan ini menyebabkan pemilik kapal, Angga Agustian (32), mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya.

Menurut keterangan istrinya, Ratnasari, saat kejadian, Angga sedang bersiap menghidupkan mesin pompongnya untuk mengantar 11 penumpang yang ingin berlibur Lebaran ke salah satu pulau dekat Tambelan.

Namun, insiden terjadi sebelum keberangkatan.

“Saat itu suami saya hanya seorang diri di dalam kapal. Saya sempat mendengar suara ledakan sekitar pukul 06.30 WIB dan bertanya kepada warga yang lewat di depan rumah tentang suara tersebut,” ungkap Ratnasari.

Ketika warga memberi tahu ada kapal yang meledak di Pelantar Ace, Ratnasari segera meminta anaknya untuk memeriksa.

Dia langsung panik setelah mengetahui kapal yang meledak adalah milik suaminya.

Saat tiba di lokasi, ia mendapati Angga tengah merintih kesakitan. Dengan cepat, warga sekitar memberikan pertolongan dan membawa Angga ke Puskesmas Tambelan.

Kapolres Bintan AKBP Yunita Stevani melalui Kasi Humas Polres Bintan, AKP Prasojo, membenarkan insiden ini.

“Ledakan ini tidak menyebabkan kebakaran besar, hanya menghasilkan asap putih yang tebal. Namun, dampaknya cukup signifikan karena menghancurkan bagian depan dan bawah kapal,” jelasnya.

Ledakan yang terdengar hingga radius 3 kilometer ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Tambelan, Angga mengalami luka bakar sekitar 50 persen dari kaki hingga kepala.

Dalam kondisi lemas di Puskesmas Tambelan, Angga menceritakan kronologi kejadian.

Dia mengaku sempat mencium bau gas saat masuk ke dalam kapal. Namun, tanpa menaruh curiga, ia tetap menyalakan mesin pompongnya.

“Begitu mesin hidup, tiba-tiba terjadi ledakan dari arah tengah kapal yang membuat saya terpental ke belakang,” ujar Angga.

Dia menduga sumber ledakan berasal dari kompor gas yang diletakkan di tengah kapal. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan polisi.

Kapolsek Tambelan, Ipda Abdul, menyatakan pihaknya akan segera mengevakuasi bangkai kapal untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.

“Kami sudah mengerahkan anggota untuk melakukan penyelaman dan mengamankan barang bukti seperti tabung gas, aki, dan kompor gas,” terangnya.

Mengingat kejadian ini, Kapolsek mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat berlayar dan memeriksa kondisi kapal sebelum bepergian.

“Untuk sementara waktu, kami menyarankan warga menunda perjalanan ke pulau-pulau di sekitar Tambelan kecuali dalam keadaan mendesak. Jika harus berlayar, pastikan kapal dalam kondisi aman,” pesannya.

Cek Berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Sidang Dju Seng Hadirkan Ahli Kehutanan, Soroti Kondisi Kawasan Tanjung Gundap
Sidang Dugaan Pembunuhan Calon LC di Batam, Saksi Ungkap Pembongkaran CCTV di Lokasi Kejadian
Polisi Tangkap Jambret yang Sasar Warga Hendak Hadiri Pesta di Sungai Beduk
Polsek Bengkong Gerak Cepat Jemput Terduga Pelaku Pencurian Usia Ditangkap Warga
Tiga Pencuri Ponsel Mahasiswi di Batam Dibekuk dalam Hitungan Jam, iPhone Korban Berhasil Diselamatkan
Sidang Kasus Pembunuhan Calon LC di PN Batam Berlanjut, Jaksa Hadirkan Enam Saksi
Polresta Barelang Bongkar 12 Kasus Narkotika Saat Libur Iduladha, 12 Tersangka Diamankan
Komplotan Pencuri HP Beraksi di Rajawali, Modus Isi BBM dan Belanja di Toko 24 Jam

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Sidang Dju Seng Hadirkan Ahli Kehutanan, Soroti Kondisi Kawasan Tanjung Gundap

Senin, 15 Juni 2026 - 20:21 WIB

Sidang Dugaan Pembunuhan Calon LC di Batam, Saksi Ungkap Pembongkaran CCTV di Lokasi Kejadian

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:28 WIB

Polisi Tangkap Jambret yang Sasar Warga Hendak Hadiri Pesta di Sungai Beduk

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:38 WIB

Polsek Bengkong Gerak Cepat Jemput Terduga Pelaku Pencurian Usia Ditangkap Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:19 WIB

Tiga Pencuri Ponsel Mahasiswi di Batam Dibekuk dalam Hitungan Jam, iPhone Korban Berhasil Diselamatkan

Berita Terbaru