Pastikan Tidak Ada Oplosan, Satgas Pangan Polda Kepri Uji Lab Beras Premium di Batam

Senin, 28 Juli 2025 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Pangan Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri, saat mengambil sample dari beberapa toko dan distributor beras di Batam sebelum dibawa ke lab untuk di cek, Senin (28/7/2025). Matapedia6.com/Dok Ditreskrimsus

Satgas Pangan Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri, saat mengambil sample dari beberapa toko dan distributor beras di Batam sebelum dibawa ke lab untuk di cek, Senin (28/7/2025). Matapedia6.com/Dok Ditreskrimsus

MATAPEDIA6.com, BATAM – Satgas Pangan Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri, turun ke sejumlah pasar modern dan distributor di Kota Batam, ambil sampel beras premium guna memastikan keaslian dan kualitasnya melalui pengujian laboratorium, Senin (28/7/2025)

Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni, menjelaskan pengambilan sampel dilakukan secara acak dari berbagai merek beras yang beredar di pasar.

Sampel-sampel tersebut kemudian diuji di laboratorium independen PT Mutu Agung Lestari Tbk.

“Hasil uji laboratorium menunjukkan beras-beras tersebut sesuai dengan merek dan komposisi yang tercantum pada kemasan. Ini menandakan tidak ditemukan unsur beras oplosan atau pemalsuan,” ujar AKBP Ruslaeni.

Beberapa merek yang diuji antara lain, Anak Ajaib (Distributor: PT Rintis Sejahtera Makmur), Pohon Cemara (PT Karya Usaha Pangan),Minang Raya dan Jawa Raya Premium (Distributor: PT Usaha Kiat Permata) dan SPHP Bulog (Distributor: Perum Bulog)

Baca juga: Bulog Pastikan Stok Beras Batam Aman 6 Bulan ke Depan, Krimsus Pantau Distributor

Selain itu, sebelumnya juga telah dilakukan uji laboratorium terhadap merek lain seperti Harumas, Dunia Kijang Super, Wan Lixiang, Royal Banana, dan Uni Minang, yang seluruhnya dinyatakan aman dan sesuai standar.

Ruslaeni menegaskan, Satgas Pangan Polda Kepri akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap peredaran produk pangan, khususnya bahan pokok seperti beras.

Upaya ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan masyarakat mendapat produk yang layak konsumsi dan terbebas dari bahan berbahaya maupun praktik kecurangan perdagangan.

“Kami ingin memastikan masyarakat Batam dan Kepri pada umumnya, mendapatkan produk pangan berkualitas dan sesuai standar. Kami tidak akan berhenti memantau dan menindak jika ditemukan pelanggaran,” kata Ruslani.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Modus Minta Diantar ke Kantor Polisi, WN Malaysia Rampas Mobil dan Harta Korban di Batam
Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan
PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026
Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara
Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap
Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam
Pembacokan di PJB Sagulung, Korban Terjebak di Drainase dan Pelaku Masih Diburu Polisi 
Polisi Tangkap 2 Pria, Diduga Aniaya Pekerja Proyek di Sagulung Batam karena Persoalan Gaji

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:57 WIB

PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam

Berita Terbaru