TelkomGroup Siaga Nataru 2025/2026, Layanan Digital Dijaga Tetap Andal hingga Wilayah Bencana

Sabtu, 20 Desember 2025 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini, Komisaris Independen Telkom Ira Noviarti, dan Direktur Human Capital Management Willy Saelan beserta Jajaran saat melakukan peninjauan langsung kesiapan infrastruktur dan layanan ke Posko TelkomGroup Siaga NATARU 2025/2026 di Telkom Regional III, Malang, pada beberapa waktu lalu. Foto:Telkom/matapedia

Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini, Komisaris Independen Telkom Ira Noviarti, dan Direktur Human Capital Management Willy Saelan beserta Jajaran saat melakukan peninjauan langsung kesiapan infrastruktur dan layanan ke Posko TelkomGroup Siaga NATARU 2025/2026 di Telkom Regional III, Malang, pada beberapa waktu lalu. Foto:Telkom/matapedia

MATAPEDIA6.com, JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama seluruh entitas TelkomGroup memastikan kesiapan penuh infrastruktur dan layanan digital menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Fokus utama TelkomGroup mencakup kelancaran konektivitas nasional serta percepatan pemulihan jaringan di wilayah terdampak bencana di Sumatra.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini meninjau langsung kesiapan operasional ke Posko TelkomGroup Siaga NATARU 2025/2026 di Telkom Regional III.

“Langkah ini menegaskan komitmen TelkomGroup menjaga layanan tetap optimal di tengah lonjakan trafik dan risiko cuaca ekstrem,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (20/12/2025).

TelkomGroup mengawali kesiapsiagaan melalui Kick-Off Posko Siaga NATARU 2025/2026 yang digelar secara daring dan terhubung dengan seluruh posko nasional serta regional.

Baca juga: Telkom Teken Akta Spin-Off, InfraNexia Dipacu Jadi Mesin Pertumbuhan Infrastruktur Digital

Pada agenda terpisah, TelkomGroup juga menggelar koordinasi pemulihan jaringan di Sumatra dan apel kesiapan NATARU Komdigi yang dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafidh bersama Direktur Utama Telkom.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafidh menegaskan, konektivitas menjadi mandat utama pemerintah bersama operator selama momentum Natal dan Tahun Baru.

Ia memprediksi lonjakan trafik hingga 30 persen dan meminta operator memperkuat ketahanan jaringan, termasuk menyiapkan cadangan energi, power backup, dan genset penuh, terutama di wilayah rawan hujan tinggi.

“Terkait bencana di Sumatra, sejak awal bulan kami mempercepat pemulihan konektivitas di tiga provinsi terdampak. Progresnya signifikan. Sumatra Barat telah melampaui 90 persen, Sumatra Utara 97–98 persen, dan Aceh mencapai 73,5 persen,” ujar Meutya.

Mengantisipasi peningkatan aktivitas digital masyarakat, TelkomGroup menyiapkan pengamanan jaringan secara terintegrasi.

Perusahaan mengoptimalkan infrastruktur, memperkuat sistem monitoring, dan mengerahkan personel berpengalaman untuk menjaga stabilitas layanan selama periode libur panjang.

“Kenaikan kebutuhan konektivitas selama Natal dan Tahun Baru mendorong kami menghadirkan layanan tanpa gangguan berarti. Selama 19 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026, kami mengoperasikan 22 Posko Siaga NATARU yang didukung 13.700 personel siaga 24 jam. Smart Command Center kami aktif memantau jaringan secara real time,” kata Dian.

Di wilayah terdampak bencana Sumatra, TelkomGroup telah merampungkan perbaikan 31 Sentral Telepon Otomat (STO) hingga kembali beroperasi normal 100 persen.

Baca juga: TelkomGroup Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Aktifkan 13 Titik Internet Satelit untuk Korban Bencana Sumatra

Perusahaan juga menuntaskan percepatan pemulihan backbone utama Sibolga–Pematang Siantar–Padang Sidempuan. Pada sisi transmisi dan SKSO, penanganan gangguan telah menembus 90 persen.

“Kami memastikan infrastruktur TelkomGroup kembali optimal agar pelanggan tetap terhubung dan merayakan Natal serta Tahun Baru dengan nyaman,” tambah Dian.

Untuk menjaga keandalan jaringan saat trafik tinggi, TelkomGroup mengoperasikan infrastruktur dan IT tools secara redundant.

Dukungan 14 kabel laut domestik dan jalur internasional melalui gateway Batam dan Manado menopang kapasitas hingga 23,2 Tbps atau naik 12 persen secara tahunan. TelkomGroup juga mengoptimalkan lebih dari 4.000 BTS 5G Telkomsel di 56 kota.

Pengamanan jaringan diperkuat di 437 Point of Interest (POI) mobile, meliputi kawasan wisata, pusat perbelanjaan, jalur mudik, rest area, bandara, pelabuhan, stasiun, permukiman, hingga rumah ibadah.

Pada segmen enterprise, TelkomGroup menjaga stabilitas layanan di 1.665 POI untuk mendukung layanan publik selama arus mudik NATARU.

Selain kesiapan teknis, TelkomGroup menghadirkan berbagai program dan promo bagi pelanggan ritel Telkomsel serta segmen korporasi, enterprise, dan UMKM melalui Telkom Solution dan Indibiz.

Penawaran ini menyasar kebutuhan komunikasi, hiburan, dan produktivitas digital selama libur akhir tahun.

TelkomGroup juga mengisi momentum Natal dan Tahun Baru dengan aksi sosial. Perusahaan menyalurkan bantuan bagi korban banjir, mendukung alat produksi UMKM, serta menyalurkan bantuan Siaga NATARU secara nasional.

“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada TelkomGroup. Selamat menikmati libur akhir tahun bersama keluarga. Kami berkomitmen melangkah ke 2026 dengan layanan digital yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Dian.

Baca juga:Kerahkan Total Sumber Daya, TelkomGroup Pacu Pemulihan BTS di Wilayah Bencana Sumatra

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030
Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026
Satgas PASTI Tindak 330 Aktivitas Keuangan Ilegal, 11 Pergadaian Ditutup
TelkomGroup Siapkan 4 Teknologi Digital, dari AI hingga Marketplace UMKM
OJK Jatuhkan Denda Rp2,52 Triliun kepada Pelanggar Pasar Modal, DSSA-BREN-CUAN Didenda Rp2,1 Triliun
Prabowo Siapkan Pembiayaan Rp400 Triliun pada 2027 untuk Petani hingga UMKM

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:06 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas PASTI Tindak 330 Aktivitas Keuangan Ilegal, 11 Pergadaian Ditutup

Berita Terbaru