Penanganan Kasus Kebakaran MT Federal II PT ASL Naik ke Penyidikan

Minggu, 2 November 2025 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zainal Arifin saat diwawancara wartawan di DPRD Batam beberapa hari lalu. Foto:Zalfirega/matapedia

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zainal Arifin saat diwawancara wartawan di DPRD Batam beberapa hari lalu. Foto:Zalfirega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM — Penanganan kasus kebakaran kapal MT Federal II yang menewaskan 14 pekerja di galangan PT ASL Shipyard resmi naik ke tahap penyidikan. Polresta Barelang memastikan langkah ini diambil setelah ditemukan indikasi kuat adanya pelanggaran prosedur keselamatan kerja.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zainal Arifin mengatakan peningkatan status perkara dilakukan usai gelar perkara bersama asistensi dari Polda Kepulauan Riau (Kepri).

“Untuk perkara PT ASL ini sudah naik ke tahap sidik (penyidikan). Sudah dilakukan gelar perkara,” ujar Kombes Zainal pada wartawan di DPRD Batam Jumat (31/10/2025) kemarin.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa 43 saksi, terdiri dari pihak perusahaan utama, subkontraktor, hingga pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari Dinas Tenaga Kerja.

Baca juga: DPRD Batam Gelar RDPU, Cari Solusi Tragedi di PT ASL, Tak Ingin Musibah Terulang Lagi

Pemeriksaan lintas pihak itu dilakukan untuk memperkuat konstruksi hukum dan memperjelas alur tanggung jawab di lokasi kejadian.

“Intinya, sudah ada peristiwa yang diduga tindak pidana di situ, makanya statusnya naik menjadi penyidikan. Kami pastikan penanganannya berjalan objektif dan terbuka,” tegas Zainal.

Polisi kini masih menunggu hasil uji laboratorium forensik (Labfor) untuk digabungkan dalam gelar perkara lanjutan yang akan menjadi dasar penetapan tersangka.

Sebagai mana diketahui, Tragedi kebakaran kapal MT Federal II terjadi pada 15 Oktober 2025 di kawasan galangan PT ASL Shipyard, Batam, menewaskan 14 pekerja dan melukai beberapa lainnya.

Kombes Zainal menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa penyidikan ini akan dilakukan tanpa kompromi.

“Ini bukan hanya soal kecelakaan kerja, tapi dugaan kelalaian yang berakibat hilangnya nyawa. Kami akan ungkap siapa yang bertanggung jawab,” tutup dia.

Baca juga:DPRD Dorong Pemko Tuntaskan Sampah di Batam

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Sidang Dju Seng Hadirkan Ahli Kehutanan, Soroti Kondisi Kawasan Tanjung Gundap
Sidang Dugaan Pembunuhan Calon LC di Batam, Saksi Ungkap Pembongkaran CCTV di Lokasi Kejadian
Polisi Tangkap Jambret yang Sasar Warga Hendak Hadiri Pesta di Sungai Beduk
Polsek Bengkong Gerak Cepat Jemput Terduga Pelaku Pencurian Usia Ditangkap Warga
Tiga Pencuri Ponsel Mahasiswi di Batam Dibekuk dalam Hitungan Jam, iPhone Korban Berhasil Diselamatkan
Sidang Kasus Pembunuhan Calon LC di PN Batam Berlanjut, Jaksa Hadirkan Enam Saksi
Polresta Barelang Bongkar 12 Kasus Narkotika Saat Libur Iduladha, 12 Tersangka Diamankan
Komplotan Pencuri HP Beraksi di Rajawali, Modus Isi BBM dan Belanja di Toko 24 Jam

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Sidang Dju Seng Hadirkan Ahli Kehutanan, Soroti Kondisi Kawasan Tanjung Gundap

Senin, 15 Juni 2026 - 20:21 WIB

Sidang Dugaan Pembunuhan Calon LC di Batam, Saksi Ungkap Pembongkaran CCTV di Lokasi Kejadian

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:28 WIB

Polisi Tangkap Jambret yang Sasar Warga Hendak Hadiri Pesta di Sungai Beduk

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:38 WIB

Polsek Bengkong Gerak Cepat Jemput Terduga Pelaku Pencurian Usia Ditangkap Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:19 WIB

Tiga Pencuri Ponsel Mahasiswi di Batam Dibekuk dalam Hitungan Jam, iPhone Korban Berhasil Diselamatkan

Berita Terbaru

General Manager MaxOne Hotel Batam, Dian,  saat Media Gathering di 1.1 Dining & Lounge Restaurant MaxOne Batam bersama wartawan, Jumat (19/6/2026). Foto:Rega/matapedia

Kuliner Wisata

MaxOne Batam Hotel Bidik Pasar Kuliner dan Small Meeting

Jumat, 19 Jun 2026 - 21:48 WIB